Pemuda Tani Indonesia mengadakan gerakan "Ayo Bertani" dengan ratusan anak-anak muda yang berasal dari berbagai komunitas se DKI Jakarta. Acara ini adalah bagian dari komitmen dan gerakan Pemuda Tani Indonesia untuk fokus mengembalikan sprit bertani anak-anak muda Indonesia.
"Profesi petani yang selama ini dianggap sebagai pekerjaan "kelas bawah" harus kita rubah mindset-nya bersama-sama, bahwa profesi petani itu bisa menjadikan orang sukses, bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan lebih luas, demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia M Hadi Nainggolan saat menjadi narasumber di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/4/2017).
Ada tiga hal mindset baru yang Hadi tawarkan kepada anak-anak muda Indonesia tentang "profesi petani".
Pertama, Gerakan "Petani Muda Keren". "Ini penting untuk kita komunikasikan secara massif kepada publik, merubah image agar masyarakat bangga menampilkan jadi dirinya sebagai petani. Petani itu profesi mulia, fondasi ketahanan utama sebuah bangsa, bisa mengantarkan orang-orang menjadi pengusaha sukses di sektor pertanian dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar," tuturnya.
Kedua adalah Gerakan "Ayo Bertani", ini ada panggilan idealisme untuk anak-anak muda Indonesia untuk tidak ragu dan mantap memilih profesi menjadi petani.
"Ketiga "AgroPreneur", ini adalah hal penting buat anak-anak muda indonesia, agar mampu menjadi pengusaha hebat di sektor pertanian. Mempunyai spirit dan mental pengusaha dalam sektor pertanian. Salah satu ketertingalan pertanian kita di Indonesia adalah karena spirit enterepenenur di kalangan petani belum mengakar massif, "virus" ini harus kita sebarkan," kata M Hadi Nainggolan yang juga Founder Graha Inspirasi dan CEO Daun Agro Nusantara dihadapan ratusan peserta dialog Nasional.
Acara tersebut juga mengundang tim dari OKE-OCE dari salah satu kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sekaligus menggagas kolaborasi dan sinergi program "Urban Farming" bagi anak-anak muda di Kota Jakarta.
Temu kader ini dihadiri langsung oleh Fary Francis selaku Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia. Dalam orasinya ia menekankan bahwa Pemuda Tani Indonesia berkomitmen untuk terus bergerak mendorong dan memfasilitasi anak-anak muda untuk berwirausaha disektor agribisnis.
Baca Juga: Sambangi Petani Kendeng Penolak Pabrik Semen, Sutiyoso Dikecam
Menurut Fary Francis yang juga Ketua Komisi V DPR RI, wilayah Jakarta ini sangat strategis dan permintaan bahan pangan sangat tinggi, maka DPP Pemuda Tani Indonesia terus mendukung program wirausahawan muda.
"Jangan jadi alasan, bahwa tidak ada modal, apalagi pemimpin Jakarta kedepan berkomitmen memberikan kemudahan usaha seperti modal, pelatihan hingga akses pasar. Jadi tidak ada alasan pemuda Jakarta untuk enggan berwirausaha," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental
-
Tak Boleh Ketergantungan Impor, Indonesia Harusnya Naik Kelas Jadi Produsen Halal Dunia
-
Prestasi Internasional BRI: 4 Award ESG 2025 dan Rekor Social Bond