Bantuan perumahan subsidi yang disalurkan pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP pada tahun 2017 adalah sebesar Rp 9,7 triliun. Alokasi ini untuk menyukseskan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Lana Wijayanti, melaporkan hingga 17 Mei 2017, dana yang sudah dicairkan sebesar Rp439 miliar.
"Kuartal I 2017 4704 unit sampai 17 Mei 2017," kata Lana di Jakarta, Jumat (19/5/2017).
Penyaluran ini dilakukan melalui 26 bank berdasarkan perjanjian kerja sama operasi dari target 30 bank.
Lana menjelaskan, tahun ini, Kementerian PUPR menargetkan realisasi pembangunan sejuta rumah dengan komposisi 70 persen rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 30 persen untuk non-MBR.
Untuk mewujudkan target tersebut, selain menggunakan FLPP, pembiayaan perumahan juga direncanakan melalui subsidi selisih bunga yang tahun ini dianggarkan Rp3,7 triliun untuk 225 ribu unit rumah.
Sementara itu, pembiayaan perumahan tahun ini juga berasal dari Subsidi Bantuan Uang Muka sebesar Rp2,2 triliun untuk 550 ribu unit rumah.
Baca Juga: Total KPR BTN Dalam Program Sejuta Rumah Rp144,37 Triliun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?