Untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menghadapi kompetisi global, saat ini pemerintah tengah berupaya terus untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang salah satunya bergantung pada dukungan ketersediaan material dan peralatan konstruksi (MPK) yang juga harus semakin berkualitas, efektif, efisien, dan tepat waktu.
Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penggunaan teknologi beton pra cetak (precast) yang memiliki keunggulan lebih terstandarisasi kualitasnya dan aman untuk digunakan. Disamping itu, teknologi precast juga memiliki beberapa keunggulan utama yaitu lebih terjamin kecepatan dan kontinuitas proses produksi beton. Sebagian besar bahan baku produk telah banyak tersedia di dalam negeri sehingga harga produk semakin kompetitif.
Dalam penerapannya, Kementerian PUPR telah menggunakan teknologi precast di berbagai infrastruktur yang dibangun, diantaranya dalam membangun jaringan irigasi primer dan sekunder, RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), rumah susun, rekonstruksi sekolah sementara pasca bencana, serta pembangunan jalan dan jembatan.
Dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Sumatera Barat, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyempatkan diri berkunjung ke PT. Kunango Jantan (PT. KJ) selaku perusahaan lokal asal Sumatera Barat (Sumbar) yang membuat komponen bangunan seperti beton pra cetak, struktur baja, tiang besi, cinder block dan blok beton serta pipa galvanis. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Basuki didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno disambut oleh Direktur Utama PT. KJ Asril, diajak berkeliling melihat aktivitas produksi.
Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan putra daerah Sumatera Barat memasok material konstruksi bermutu dan bisa memperkerjakan hingga 1.000 karyawan lebih. "Saya kira ini merupakan usaha padat karya dan padat modal yang sangat baik, dimana momentumnya tepat dan sejalan dengan langkah pemerintah yang sedang giat fokus membangun infrastruktur, sehingga produk yang dihasilkan disambut baik oleh pasar konstruksi. Tentunya sangat menggerakkan ekonomi, khususnya di Sumbar," kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (17/5/2017).
Turut mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, Sekretaris Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Lollly Martina, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Syaiful Anwar, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Maryadi Utama, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, serta Direktur Utama PT. Adhi Karya Budi Harto dan Direktur Utama PT. Jasa Marga Desi Arryani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri