Suara.com - Bagi pasangan yang baru saja menikah, berbagai kebiasaan baru tentu akan mewarnai kehidupan rumah tangga tersebut. Hal ini sangat wajar terjadi, mengingat Anda dan pasangan akan menyatukan dua kepala dan juga pemikiran dalam menyelesaikan berbagai hal di dalam rumah tangga.
Meski pada awalnya telah saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, tetap saja berbagai kebiasaan yang dimiliki oleh Anda dan juga pasangan seringkali berbeda.
Anda tentu paham benar, bahwa setelah menikah dan membangun sebuah rumah tangga, maka Anda dan pasangan juga akan memiliki kehidupan dan juga berbagai kebutuhan yang baru. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan tersebut, penting untuk bisa mengelola keuangan dengan baik bersama pasangan.
Hal ini akan menjadi salah satu faktor yang sangat penting, di mana Anda dan pasangan bisa saling membantu untuk dapat mencapai berbagai tujuan keuangan di masa yang akan datang.
Setelah menikah, segera upayakan untuk mengelola keuangan dengan cerdas. Simak beberapa cara mengelola keuangan yang benar berikut ini:
Tentukan kebutuhan prioritas
Kehidupan rumah tangga tentu akan memiliki sejumlah kebutuhan prioritas di dalamnya, di mana berbagai kebutuhan ini akan sangat penting untuk bisa terpenuhi dengan baik oleh Anda dan juga pasangan. Upayakan untuk segera mendiskusikan dan menentukan berbagai kebutuhan prioritas Anda dan juga pasangan sejak awal, sehingga Anda bisa mengalokasikan sejumlah dana yang tepat untuk memenuhinya.
Kebutuhan prioritas untuk setiap rumah tangga mungkin saja akan berbeda-beda, namun Anda bisa mengelompokkan berbagai kebutuhan ini terlebih dahulu, sebelum akhirnya memilih beberapa yang terpenting dan harus dipenuhi.
Susun anggaran bulanan
Anda dan pasangan tetap harus memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan dengan tepat, di mana hal ini bisa diawali dengan cara menyusun sebuah anggaran keuangan yang efektif. Anda dan pasangan tentu akan memiliki sejumlah penghasilan tetap bulanan, sehingga penting untuk menghitung semua pendapatan dan juga pengeluaran yang akan dibutuhkan selama satu bulan penuh.
Lakukan hal ini dengan cermat bersama pasangan, sehingga semua kebutuhan bisa dicatat secara rinci, mulai dari kebutuhan pokok dan juga berbagai kebutuhan lainnya.
Tunjuk bendahara dan juga juru bayar
Bukan hanya membuat anggarannya saja, Anda dan pasangan juga harus memilih seorang bendahara untuk keluarga. Hal ini akan memudahkan proses pembelanjaan dan juga pengelolaan keuangan, sehingga semua bisa berjalan dengan tertata dan sesuai dengan harapan berdua.
Selain bendahara, Anda dan pasangan juga perlu menentukan juru bayar yang akan menangani berbagai pembayaran / tagihan yang muncul di dalam rumah tangga (misalnya: listrik dan telepon). Jika memilih juru bayar rumah tangga sejak awal, maka berbagai kelalaian dan kerepotan dalam menangani berbagai pembayaran akan bisa diatasi dengan cepat dan tepat.
Satukan pendapatan atau bagi pengeluaran
Anda dan pasangan bisa saja menyatukan semua gaji / pendapatan bulanan di dalam sebuah rekening, dan kemudian dikelola untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga Anda dan pasangan.
Hal ini akan membuat semua bisa berjalan dari satu pusat saja, di mana Anda dan pasangan akan memilih seorang bendahara untuk mengelola semua dana tersebut secara keseluruan. Namun selain opsi di atas, Anda dan pasangan juga bisa saja berbagi tanggung jawab dan juga pengeluaran.
Sisihkan dana tabungan dan juga investasi
Selain berbagai kebutuhan pokok, Anda dan pasangan wajib menyisihkan sekian persen dari penghasilan bulanan, untuk kemudian dialokasikan menjadi dana investasi dan tabungan. Investasi dan tabungan akan menjamin keamanan keuangan Anda dan pasangan di masa yang akan datang.
Komunikasi dan evaluasi
Pengelolaan keuangan setelah menikah, akan sangat berbeda dengan ketika belum menikah. Anda dan pasangan akan mengelola keuangan bersama, jadi sangat penting untuk selalu berkomunikasi dan memiliki keterbukaan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini akan membantu Anda dan pasangan untuk bisa mengatasi berbagai masalah di dalam keuangan dan juga rumah tangga secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa