Sentra Timur Residence adalah Kerjasama Operasi (KSO) antara Perum Perumnas dan PT. Bakrieland Development, Tbk (ELTY). Berada di kawasan terintegrasi 40 Hektar Sentra Timur Superblock, Cakung, Jakarta Timur, Sentra Timur Residence dibangun diatas lahan seluas 8 Ha yang kedepannya akan berdiri kokoh hingga 15 menara.
Dari 15 menara tersebut, hingga saat ini Sentra Timur Residence telah membangun 2.357 unit apartemen dan kios dalam 6 tower pertama dengan nama tower sebagai berikut, Grey Tower (28 lantai), Yellow Tower (23 lantai), Green Tower (23 lantai), Orange tower (23 lantai), Ruby Tower (28 lantai) dan Tosca Tower (23 lantai).
Tower Tosca merupakan tower penutup dari rangkaian pembangunan tower tahap ke-1 apartemen Sentra Timur Residence. Tower Tosca telah diserah terimakan pada tanggal 26 Mei 2016 lalu. Total sudah 2.357 unit apartemen telah diserah terimakan secara tepat waktu.
Windoko selaku Project Director Sentra Timur Residence mengatakan, saat ini Sentra Timur Residence tengah memasarkan rangkaian apartemen tahap ke-2. Dimulai dari tower Sapphire yang telah dipasarkan pada April 2016 kemarin dan telah melaksanakan groundbreaking pada 26 Februari 2017. "Perbedaan Sapphire Tower dari tower sebelumnya adalah desain fasade atau tampak muka tower ini lebih modern karena banyak dipengaruhi oleh unsur kaca. Untuk interior pun jauh berbeda," kata Windoko di Jakarta, Sabtu (3/6/2017).
Salah satunya akan terlihat pada lantai yang akan menggunakan granite tile atau homogenous tile berukuran 60 cm x 60 cm yang sebelumnya hanya menggunakan ukuran 40 cm x 40 cm pada lobby dan koridor.
Tower Sapphire yang memiliki 607 unit apartemen yang terdiri dari 2.032 unit apartemen yang dikembangkan pada tahap II dan kios dengan luas bangunan 26.388 meter persegi dan terdiri dari 28 lantai. Ada 11 pilihan tipe kamar Sapphire Tower, yakni tipe 18, 19, 23 dan 25 (studio), tipe 27 (1 kamar), tipe 34, 36, 37, 52 (2 kamar tidur), tipe 56 dan 62 (3 kamar tidur).
Dipasarkan disekitar harga 13 Jutaan permeter persegi atau dimulai dari harga 300 hingga 800 Jutaan per unitnya. Untuk unit existing (Tower tahap 1) telah terjual 98 persen dari 2.357 unit dan telah dihuni sekitar 1.908 Kepala Keluarga.
Untuk unit indent atau Sapphire Tower telah terjual sekitar 60 persen dan akan terus bertambah. Sebagai apartemen yang terletak pada kawasan berkembang, maka Sentra Timur Residence telah diakui memiliki keunggulan pada nilai investasi yang tinggi. Ini dibuktikan dengan meningkatnya harga nilai jual unit apartemen yang hampir mencapai hingga 300 persen dari sejak tahun 2008.
Baca Juga: 80 Developer Minati Layanan Jabodetabek Residence Connexion
"Pertama kali dipasarkan harga unit Apartemen Sentra Timur Residence berkisar diantara 90 Jutaan, kini kisaran harga jual apartemen Sentra Timur Residence melonjak dimulai dari 300-jutaan," ujar Windoko.
Untuk unit siap huni Sentra Timur Residence juga memberikan kepastian jaminan sewa selama 2 tahun bagi pemilik unit apartemen dengan persyaratan yang mudah tentunya. Unit Sewa di Sentra Timur Residence berkisar diantara 1,5 Juta hingga 3,5 Juta Rupiah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru