PT Multipolar Tbk meraih fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sebesar 250 juta dolar AS atau sekitar Rp3,250 triliun (kurs Rp13.000) yang akan digunakan untuk pelunasan utang obligasi anak usaha serta pembiayaan operasional perseroan.
"Perolehan fasilitas kredit itu akan digunakan untuk pelunasan utang obligasi yang diterbitkan oleh Pacific Emerald Pte. Ltd sebesar 230 juta dolar AS serta pembiayaan operasional perseroan dan anak usaha," papar Sekretaris Perusahaan Multipolar Tbk Chrysologus R.N. Sinulingga dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (3/7/2017).
Ia mengemukakan bahwa fasilitas kredit itu dilakukan dengan penandatanganan perjanjian kredit antara perseroan dan BNI sebagai mandated lead arranger, agent, dan security agent.
"Pinjaman sebesar 250 juta dolar AS itu memiliki jangka waktu 96 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit pada 22 Juni 2017," paparnya.
Dalam perjanjian kredit itu, lanjut dia, juga disebutkan perseroan mengagunkan tanah dan bangunan. Selain itu, gadai saham PT Matahari Department Store Tbk sebesar 45.377.858 lembar saham.
Sementara itu tercatat, tahun buku 2016 Multipolar Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp17,8 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,7 triliun, dan laba tahun berjalan sebesar Rp312,37 miliar pada 2016, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi Rp1,2 triliun.
PT Multipolar Tbk merupakan bagian dari Lippo Group. Perseroan bergerak di bidang usaha jasa telekomunikasi, industri informatika, perdagangan umum termasuk perdagangan impor, ekspor, interinsulair, lokal dan ritel, jasa pengembangan dan pengelolaan properti, penyewaan ruang-ruang dalam bangunan dan investasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
Terkini
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan