Suara.com - Usia senja tak menghalangi seseorang bekerja mengais rezeki. Hal itu ditunjukkan oleh seorang lelaki renta bernama Azwar di Pasar Inpres II Kota Padang, Sumatera Barat.
Diusianya yang sudah memasuki 75 tahun, Azwar masih bekerja sebagai kuli pikul barang di Pasar Induk Padang. Dia menjalani profesi sebagai tukang angkat barang di pasar sejak 33 tahun silam.
Hiruk pikuk para pengunjung dan pedagang di Pasar Induk ini mengiringi langkah Azwar mengangkut barang menggunakan sebuah alat pengangkut barang yang ia modifikasi berbentuk troli kecil terbuat dari besi. Raut mukanya tampak lelah saat mengangkat barang.
Badannya tampak telah bungkuk. Namun badan yang bungkuk itu tak menyurutkan semangatnya untuk bekerja mengangkat barang-barang milik pengunjung atau pedagang yang membutuhkan jasanya.
"Saya bekerja sebagai tukang angkat sejak tahun 1984 sampai sekarang. Saya punya lima orang anak dan 16 orang cucu," kata Azwar kepada Suara.com di Pasar Inpres II Kota Padang, Selasa (11/7/2017).
Jasanya untuk mengangkat barang digunakan oleh para pedagang dan pengunjung. Dari pekerjaan menjadi tukang angkat barang, dalam sehari ia bisa membawa pulang uang Rp100 ribu.
"Barang-barang yang saya angkat setiap hari bermacam-macam, ada sayur-sayuran, cabai, bawang, ikan asin dan lainnya. Tergantung siapapun yang memanggil (meminta jasa angkat barang). Kadang-kadang sehari dapat Rp100 ribu, kadang lebih, dan juga sering kurang dari Rp100 ribu," ujar dia.
Azwar tinggal di daerah Lubuk Buaya yang jaraknya cukup jauh dari Pasar Raya Padang. Ia berangkat dari rumahnya ke Pasar pada pukul 3.30 WIB dan pulang sekiar pukul 16.00 WIB sore.
"Saya berangkat dari rumah pagi buta menumpang dengan mobil tetangga yang juga pedagang di Pasar ini. Kalau pulang saya naik angkot (angkutan kota)," tutur dia.
Sekarang Azwar hanya tinggal berdua dengan istrinya. Kelima anak-anaknya sudah punya tempat tinggal sendiri.
Azwar mengaku, beberapa tahun belakangan dirinya harus menyisihkan uang setiap hari Rp75 rbu untuk berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Haji berdua dengan istrinya. Dia pun telah mendaftar sebagai calon jamaah haji.
"Saya kumpulkan uang Rp75 ribu sehari untuk tabungan naik haji. Saya dan istri saya sudah mendaftar tiga tahun lalu. Saya sudah setor untuk tabungan naik haji Rp57 juta, sekarang masih kurang Rp13 juta," ungkap dia.
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
Pelajar Hilang di Curug Sri Rahayu Way Kanan
-
Nutrisi Jadi Kunci Generasi Emas 2045, Konsumsi Susu Anak Indonesia Perlu Ditingkatkan
-
Beli Sunscreen Wardah Online Original Hanya di Blibli, Cek Varian Sesuai Kulitmu
-
Wujudkan Mimpi! Sisca Saras Siap Guncang JFC 2026 Bersama Bintang Jepang Ayaka Yasumoto