Suara.com - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (3/8/2017) atau Jumat pagi WIB, karena para investor mengkhawatirkan kenaikan produksi dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Perusahaan pelacak tanker Petro-Logistics mengatakan awal pekan ini bahwa produksi OPEC naik 145.000 barel per hari pada bulan lalu.
Padahal, produsen-produsen minyak utama telah sepakat untuk mengurangi pasokan sebesar 1,8 juta barel per hari sampai Maret mendatang, untuk mengurangi kelebihan pasokan global yang telah bertahan selama sekitar tiga tahun.
Para analis mengatakan kenaikan produksi OPEC mengimbangi kenaikan permintaan bahan bakar minyak di AS. Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (2/8) bahwa permintaan bensin mencapai rekor tertinggi 9,842 juta barel per hari pada minggu lalu.
Di sisi lain, persediaan minyak mentah AS juga turun 1,5 juta barel pada pekan yang berakhir 28 Juli, menjadi 481,9 juta barel, 2,0 persen di bawah level setahun yang lalu, menurut EIA.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, turun 0,56 dolar AS menjadi menetap di 49,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober, merosot 0,35 dolar AS menjadi ditutup pada 52,01 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (Antara)
Berita Terkait
-
Cadangan Minyak Kita Habis dalam 12 Tahun, Ini Solusi Arcandra
-
Saudi Siap Kurangi Ekspor 6,6 Juta Barel Dorong Harga Minyak Naik
-
Ssstt, Emma Watson Sering Oles Minyak di Miss V, Mau Coba?
-
Percepat Produksi Migas, Pertamina - Repsol Teken Kerjasama Studi
-
Studi Terkini: Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Otak
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026
-
Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global
-
Waspada! Mandatori B50 Bayangi Kelangkaan Minyak Goreng, Rakyat Jadi Korban?
-
Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif
-
Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu
-
Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter
-
Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan
-
Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun
-
Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG
-
Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya