Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendorong kerja sama perusahaan asal Singapura, Port of Singapore Authority (PSA) Marine Pte Ltd dengan pengelola pelabuhan di Indonesia agar ada transfer teknologi dalam pengelolaan pelabuhan di Tanah Air.
Luhut meninjau fasilitas pelabuhan yang dioperasikan PSA Marine Pte Ltd pada Jumat (11/8/2017) kemarin.
Pada 2016, operator transshipment hub itu telah menangani 30,59 juta TEUs (Twenty-foot Equivalent Units) kontainer atau 15 kali lebih besar dari jumlah arus peti kemas yang ditangani Pelabuhan Tanjung Priok di tahun yang sama, yakni 1.913.958 TEUs.
Menurut Luhut, besarnya kapasitas tersebut didukung dengan kecanggihan teknologi, mulai dari truk pengangkut kontainer yang tidak lagi memerlukan pengemudi karena sudah bersistem semi robot. Begitu pula derek (crane) yang juga dikendalikan dengan sistem kendali jarak jauh (remote control).
Mantan Menko Polhukam itu pun mengaku ingin teknologi tersebut dapat diadopsi oleh pelabuhan Indonesia.
"Di Priok, Patimban, Medan, Surabaya, Makassar boleh ini (dijajaki pengaplikasian teknologinya)," katanya mengenai potensi kerja sama yang mungkin dilakukan, selain di Dry Port Cikarang.
"'Passion' saya adalah untuk melihat PSA datang ke Indonesia dan melatih kami," tambahnya.
Peninjauan tersebut dilakukan di sela kunjungan Menko Luhut saat memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura S. Iswaran pada Jumat (11/8/2017). Pertemuan itu merupakan persiapan pelaksanaan "Singapore-Indonesia Leaders' Retreat" sebagai peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara.
Salah satu isu yang digarisbawahi pada pertemuan tersebut adalah kerja sama menghadapi era ekonomi digital selain kolaborasi dalam pelatihan investasi dan keterampilan serta perkembangan dan pertumbuhan regional.
Baca Juga: Luhut: Ternyata BPPT Sudah Bisa Bikin Garam
Menteri Iswaran juga mengatakan ASEAN kini harus memusatkan perhatian untuk menghadapi perubahan ekonomi dunia yang didominasi internet dan perdagangan daring atau "online".
"Saya pikir penting bagi kita untuk menyamakan suara dan memberikan sinyal kepada dunia bahwa ASEAN tidak hanya berhasil pulih dari krisis keuangan1997-1998, tapi juga sesungguhnya memusatkan tujuan terhadap aktivitas ekonomi (global)," tutur Iswaran.
Selain pertemuan bilateral, Luhut juga menghadiri acara "Indonesia's Mid-term Investment and Infrastructure Review and Dialogue" di Pan Pacific Hotel, Singapura, pada hari yang sama. Ia memaparkan perkekonomian Indonesia yang saat ini semakin membaik dan reformasi kebijakan yang teus dilakukan membuat pemerintah mengundang investor asing untuk menanamkan investasinya di Tanah Air.
"Saya akan menjamin kepastian keamanan bagi para investor, jika ada yg menghambat laporkan kepada saya," ujar Luhut.
Dalam kedua agendatersebut, Luhut didampingi oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas.
Selain itu, Kepala Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Ketua Pokja Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata, dan Direktur Utama PT Jababeka Tbk. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim