Menteri Keungan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang pemerintah yang tembus Rp 3.779 triliun digunakan untuk menutupi defisit APBN 2017. Ani pun mengatakan, pengelolaan utang Indonesia saat ini masih berjalan dengan baik.
"Pengelolaan utang saat ini masih sangat baik dan dilevel aman. Utang ini untuk menutupi defisit anggaran dan akan digunakan untuk pembangunan. Indonesia itu tertinggal di bidang infrastruktur, dari grafik terlihat bahwa income per kapita yang mirip seperti kita, Indonesia ada di bawah rata-rata yang biasanya hampir semua negara itu indeks infrastrukturnya segitu. Jadi kita below that line dibanding rata-rata saja, apalagi dibanding negara maju," katanya.
Menurut Ani, pengelolaan utang pemerintah masih lebih baik dibandingkan oleh negara-negara besar lainnya. Rasio utang Indonesia sekitar 28 persen terhadap produk domestik bruto atau masih aman dari batas maksimal 60 persen.
"Kalau bicara stok utang, stok utangnya besar itu Amerika, Jepang, bahkan Jerman yang katanya paling sehat di Eropa utangnya juga gede. Dan ini memperbaiki profilnya, yang dilakukan penuh tanggung jawab, dan akuntabel, kemudian memberikan akses lembaga lain, seperti BPK, BPKP, kalau Indonesia tidak bagus, ya orang bilang jelek saja," ujarnya.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan tota utang pemerintah pusat hingga Juni 2017 sebesar Rp3.706,52 triliun. Jumlah itu naik Rp34,19 triliun dari posisi akhir Mei 2017 yang sebesar Rp3.672,33 triliun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas
-
Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin
-
Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
-
Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!
-
Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk