Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan potensi konflik yang terjadi di semenanjung Korea bisa memberikan rasa khawatir kepada pengusaha dan membuat investor menunda kegiatan ekonominya.
"Tentu saja situasi ini akan membuat banyak pelaku usaha menunggu," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (6/9/2017).
Sri Mulyani mengatakan rasa kekhawatiran itu wajar karena kawasan Asia Timur dan sekitarnya selama ini dipandang sebagai wilayah yang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi global dan relatif aman dari perpecahan.
"Karena keamanan ini, Asia bisa fokus kepada pembangunan dan mempunyai pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih baik dibanding region-region yang lain," katanya.
Untuk itu, menurut Sri Mulyani, risiko geopolitik yang disebabkan oleh ujicoba peluncuran misil Korea Utara ini patut diwaspadai karena sudah mengancam perdamaian dunia.
"Ini risiko ketidakpastian yang tidak hanya mengancam Asia, tapi juga seluruh dunia. Jadi ini sudah masuk dalam kategori yang semua harus melihat secara hati-hati," katanya.
Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran maupun Komisi XI DPR, Sri Mulyani telah menyampaikan berbagai risiko global yang bisa memengaruhi kinerja ekonomi nasional pada 2018.
Berbagai risiko tersebut adalah kebijakan proteksionisme AS, perlambatan ekonomi China, stagnasi harga komoditas, penguatan dolar AS, kondisi keamanan Korea Utara, proses Brexit dan ancaman terorisme.
Baca Juga: Sri Mulyani: Bacalah agar Punya Empati
Meski demikian, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2018 sebesar 5,4 persen yang bisa dicapai dengan penguatan konsumsi yang didukung kinerja investasi dan ekspor. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat