Suara.com - PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Perusahaan ini adalah pemegang konsesi ruas Solo-Mantingan-Ngawi dengan total panjang 90,25 kilometer (Km).
Pembangunan jalan tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk percepatan program pembangunan infrastruktur. Ruas tol Solo-Ngawi merupakan bagian dari Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker). Ruas Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,25 km merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa.
"Jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang diharapkan mampu berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata David Wijayatno, Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/11/2017).
Perusahaan yang sahamnya 60 persen dimiliki PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan 40 persen dimiliki PT Waskita Toll Road ini berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan pembangunan konstruksi jalan tol Ruas Solo-Mantingan-Ngawi sesuai target yang ditetapkan Pemerintah.
"Diharapkan pada awal 2018, ruas Tol Solo-Ngawi ini bisa beroperasi penuh melayani kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang cepat dan nyaman," ujarnya.
Seiring perkembangan wilayah Jawa Tengah, dukungan infrastruktur jalan tol ruas Solo-Ngawi menjadi sangat penting untuk memecahkan permasalahan transportasi darat dan konektivitas baru akan berdampak positif bagi kondisi ekonomi kawasan secara umum.
Secara teknis, ruas Tol Sol-Ngawi yang dikerjakan dengan tipe perkerasan rigid pavement (perkerasan beton) memiliki jumlah lajur 2 x 2 atau dua lajur tiap arah. Lebar lajur mencapai 3,6 meter dan bahu jalan luar 3 meter.
Selain itu, Tol Solo-Ngawi ini dilengkapi dengan Lima gerbang tol (GT) yakni GT Kartasura (Ngasem), GT Solo (Klodran), GT Karanganyar (Kebakkramat), GT Sragen (Pungkruk), dan GT Ngawi (Kota Ngawi).
Untuk makin mempermudah masyarakat dalam mengakses jalan tol, PT SNJ juga mempersiapkan simpang susun tambahan masing-masing adalah Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Gerbang Tol Purwodadi, dan Gerbang Tol Sragen Timur.
Baca Juga: Sejak Hari Ini, Seluruh Jalan Tol Jasa Marga Pakai e-Money
"Semua ini dipersiapkan demi kualitas pelayanan dari PT Solo Ngawi Jaya untuk seluruh masyarakat yang akan menggunakan jalan Tol Solo-Ngawi," tutupnya.
GERBANG TOL SOLO-NGAWI
Gerbang Tol Kartasura (Ngasem)
Gerbang Tol Solo (Klodran)
Gerbang Tol Karanganyar (Kebakkramat)
Gerbang Tol Sragen (Pungkruk)
Gerbang Tol Ngawi (Kota Ngawi)
TIGA GERBANG TAMBAHAN
Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo;
Gerbang Tol Purwodadi;
Gerbang Tol Sragen Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Jakarta Ditinggal 1,3 Juta Kendaraan Libur H+1 Natal, Arah Bandung dan Trans Jawa Favorit
-
Jabotabek Mulai Ditinggalkan, Setengah Juta Kendaraan 'Eksodus' H-5 Natal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah