Suara.com -
Namanya pinjaman, umumnya memiliki biaya atawa bunga yang harus dibayar oleh peminjam. Namun sebagian orang berusaha mendapatkan pinjaman tanpa bunga. Benarkah ada pinjaman tanpa bunga yang bisa didapatkan konsumen?
Jawabannya ada, tergantung pada siapa Anda meminjam. Sebab, tempat meminjam uang tidak hanya di bank atau lembaga keuangan. Masih banyak tempat-tempat meminjam uang selain bank yang bisa digunakan sebagai tempat meminjam.
Sebab itu Anda perlu mengenali lembaga atau pihak mana saja yang bisa memberikan pinjaman. Selain itu, hal yang tak kalah penting, bagaimana cara mendapatkan pinjaman tanpa bunga dari setiap pihak atau lembaga tersebut.
Dari riset HaloMoney.co.id terhadap karakteristik pinjaman, ada lima pemberi pinjaman tanpa bunga yang bisa menjadi solusi finansial Anda jika membutuhkan dana. Ketiga pemberi pinjaman ini berasal dari lembaga perbankan maupun individu. Yuk kenali satu per satu:
Jasa Pegadaian
Pemberi pinjaman tanpa bunga adalah menggunakan jasa PT. Pegadaian. Sebagai perusahaan milik pemerintah dan institusi gadai paling dikenal, Pegadaian dapat Anda gunakan sebagai tempat Anda peminjaman tanpa bunga. Di pegadaian, sistem yang berlaku adalah sewa modal, bukan bunga.
Selain itu, pegadaian hanya memberikan biaya administrasi. Sistem sewa modal ini dihitung setiap 15 hari sebanyak 1,15%. Jika Anda mengembalikan dana kurang dari 15 hari, sewa modalnya semakin rendah.
Anda bisa mendapatkan pinjaman untuk menutupi kebutuhan keuangan. Nilai pinjaman yang diterima pun bergantung pada nilai taksir dari jaminan yang akan Anda berikan kepada pegadaian.
Beberapa barang jaminan yang dapat digunakan sebagai jaminan di pegadaian di antaranya adalah ponsel pintar, alat-alat elektronik, perhiasan emas, hingga kendaraan bermotor. Barang-barang ini nantinya akan digunakan sebagai jaminan serta ditaksir nilainya berdasarkan kualitas. Setelah selesai ditaksir, Anda bisa langsung mendapatkan pinjaman.
Gunakan sistem Syariah
Pernah dengar istilah pinjaman tanpa uang dengan sistem syariah? Misalnya ketika melakukan pinjaman di bank syariah, Anda tidak akan dibebankan biaya bunga saat membayar.
Bank syariah menggunakan sistem kemitraan dalam bentuk bagi hasil. Sistem ini disebut juga dengan model akad seperti mudharabah dan musyarakah, murabahah, salam, dan istishna.
Ada juga akad yang terkait dengan kegiatan sewa seperti ijarah, serta gadai yang disebut dengan Rahn atau Qardul Hasan. Cara ini tentunya tepat buat Anda yang mencari pinjaman tanpa bunga untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalani.
Memang pinjaman syariah tidak mengenal bunga, namun Anda perlu menghitung besar cicilan dan periode pinjaman. Bagi hasil dari bank sudah masuk dalam cicilan bulanan tersebut. Sebaiknya Anda perlu cermat menghitung antara nilai dana yang Anda dapatkan dengan dana yang harus Anda kembalikan.
Sekarang ini ada begitu banyak lembaga keuangan syariah yang memberikan penawaran produk KTA Syariah ini. Besarnya dana yang dicairkan juga bervariasi sesuai dengan kebutuhan mereka, bahkan terdapat bank yang memberikan pinjaman di angka ratusan juta.
Meskipun sudah jelas tidak memiliki sistem pinjaman tanpa bunga, dengan begitu banyaknya bank yang menawarkan KTA Syariah ini, Anda harus dengan teliti dan hati-hati untuk melakukan pemilihan KTA Syariah sehingga bisa memaksimalkan keuntungan yang diberikan oleh KTA ini.
Pinjam uang pada kerabat dan saudara
Sumber lain pinjaman tanpa bunga ialah pinjaman uang teman melalui keluarga terdekat atau kerabat. Pinjaman ini jelas sekali tidak akan membebani Anda untuk membayar bunganya. Apalagi jika saat Anda ingin membangun usaha, Anda masih menyimpan bayang-bayang kegagalan, sehingga tidak jarang fokus untuk mengembangkan bisnis menjadi terganggu.
Supaya aman, Anda bisa meminjam sejumlah dana dari keluarga terdekat yang memiliki modal cukup kuat. Namun setelah mendapatkan sejumlah pinjaman dari keluarga, bukan berarti Anda bisa bersantai-santai mengelola bisnis dan membayar pinjaman tadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun