Suara.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mengatakan yayasan menerima pengaduan paling banyak dari konsumen untuk pelayanan sektor perbankan.
"Hingga November 2017, YLKI menerima 301 pengaduan tertulis, belum termasuk pengaduan secara daring. Pengaduan sektor perbankan menduduki posisi teratas, yaitu 24 persen," katanya, dikutip dari Antara, Selasa (2/1/2018).
Tulus mengatakan pengaduan untuk sektor perbankan menempati posisi tertinggi selama enam tahun terakhir. Hal itu menunjukkan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan belum optimal.
"Bisa dikatakan OJK belum berhasil meningkatkan kinerja sektor perbankan dan layanan finansial di Indonesia," tuturnya.
Setelah sektor perbankan, ia mengemukakan, posisi kedua pengaduan tertinggi ditempati sektor ketenagalistrikan sebanyak 14 persen dengan Perusahaan Listrik Negara sebagai teradu.
Khusus untuk sektor ketenagalistrikan, Tulus menyoroti wacana penyederhanaan tarif listrik yang menimbulkan kegaduhan pada akhir 2017.
"Masyarakat konsumen listrik panik wacana tersebut diduga hanya menjadi kedok untuk menaikkan tarif listrik. Masyarakat khawatir karena saat ini tarif dasar listrik sudah dirasa sangat mahal dan memukul daya beIi konsumen," katanya.
Setelah sektor perbankan dan ketenagalistrikan, pengaduan terbanyak berikutnya yang diterima YLKI adalah sektor perumahan sebanyak 11 persen, sektor pembiayaan delapan persen, dan sektor telekomunikasi enam persen.
Tag
Berita Terkait
-
Jaga Kelancaran Mudik, YLKI Minta Pertamina Lakukan Ini
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
YLKI Nilai Skema Tadpole di Pindar Picu Risiko Gagal Bayar Meningkat
-
YLKI Catat 1.977 Aduan Konsumen Sepanjang 2025, Jasa Keuangan Paling Dikeluhkan
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora