Suara.com - Situs properti terbesar se-Asia Tenggara, 99.co baru saja meresmikan dan membuka kantor
baru di Green Office Park 9, BSD, Kamis (17/1/18). Acara yang dimulai pukul 15.00 ini
dihadiri oleh 102 orang peserta.
Jumlah ini menunjukkan antusiasme dari para rekan bisnis 99.co karena jumlahnya melebihi target kehadiran yang hanya 80 orang. Sebagian besar tamu didominasi oleh pihak
developer (sebanyak 48 persen), agen-agen properti yang selama ini sudah menjalin kerja sama dengan 99.co (sebanyak 40 persen), dan office partner dari PT Ninety Nine Dotco (sebanyak 12 persen).
Banyak petinggi dari kalangan properti yang juga turut hadir, seperti Sony Wangsa Putra (CEO Pacific Garden Style Alam Sutera), Cornelius Widjaja (Director PT Bukit Nusa Indah Perkasa), Jiko Tandijono (Executive Director Hongkong Kingland), Agus Chen (General Manager Marketing PT Mega Jaya Mandiri), dan masih banyak lagi pelaku bisnis di bidang properti yang hadir.
Acara dibuka dengan sambutan dari Darius Cheung, CEO 99.co dan dilanjutkan oleh prosesi pemotongan pita sebagai simbol bahwa 99.co telah meresmikan kantor barunya untuk operasional kegiatan kerja ke depannya. Prosesi pemotongan pita diwakili oleh Darius Cheung sebagai CEO, kemudian Irvan Ariesdhana selaku Country Manager Indonesia, dan Petra Barus sebagai CTO.
Acara dilanjutkan dengan presentasi dari Irvan Ariesdhana selaku Country Manager Indonesia, mengenai perkembangan bisnis 99.co bersama UrbanIndo. Respons yang baik pun didapat dari para undangan yang hadir.
Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dari para tamu undangan dalam menanggapi presentasi yang disampaikan. Bergabungnya 99.co dengan UrbanIndo tentunya menambah sumber daya tim, sehingga kantor lama 99.co yaitu di EVHive tidak cukup lagi menampung
jumlah tim yang ada.
Tim yang pada awalnya tidak lebih dari 50 orang, saat ini sudah mencapai 150 orang dan
tersebar di 4 kota, yaitu Singapura, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Pindahnya ke kantor yang lebih besar diharapkan dapat meningkatkan performa 99.co
secara keseluruhan untuk terus membantu para developer serta semua klien secara lebih
maksimal.
Hal ini juga membuat 99.co semakin siap untuk menjadi penguasa di bidang Real Estate Technology se-Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Mahsuri Dukung Kerlap Kerlip 2025, Festival Musik Seru Akhir Tahun di BSD City
-
Sepakati Kerja Sama di Bidang LNG, Badak LNG dan INPEX Masela Tandatangani Nota Kesepahaman
-
IPA Convex 2025 Tegaskan Industri Migas Dukung Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BSD Punya Spot Kuliner Baru: Bishoku Culture Hadirkan Kelezatan Asia dalam Suasana Premium!
-
The Mosaic of Ramadan: Perpaduan Bazaar, Dekorasi, dan Workshop Seru di Bulan Suci
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi