Suara.com - Light Rail Transit (LRT) di Palembang akan mulai beroperasi pada bulan Juni 2018. Untuk itu Pemerintah sudah melakukan persiapan operasional dengan menunjuk konsultan integrator.
Kepastian ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai meninjau proyek pembangunan LRT di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (22/1/2018).
"LRT akan beroperasi pada Juni 2018, saya kesini memastikan persiapan untuk operasional yang kita mulai dari sekarang. Kita sudah menunjuk konsultan integrator yang akan mengintegrasikan semua fungsi dan kepentingan disini karena fasilitas ini merupakan yang terbaru di Indonesia," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (23/1/2018).
Untuk itu, Menhub meminta para stakeholder untuk aktif melakukan koordinasi terkait feeder dan transit oriented development (TOD) agar manajemen perkotaan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pendapatan bagi kota.
"Saya minta Ditjen Perkeretaapian dan tim mempersiapkan dengan baik bagaimana bangkitan penumpang, feeder dan TOD berfungsi karena kita ingin sekali LRT Palembang menjadi contoh bagi suatu pengembangan kota," jelas Menhub.
Menhub menambahkan, pihaknya juga meminta Pemda untuk melakukan perubahan rute terhadap lalu lintas transportasi yang ada.
"Saya juga minta Pemda untuk memberikan dukungan penuh dengan melakukan reroute mengenai lalu lintas transportasi yang ada, memfungsikan TOD secara maksimal. Artinya satu sisi secara fungsional TOD bisa menampung bangkitan lalu lintas tetapi secara komersial Pemda juga mendapat manfaat atas tumbuhnya titik-titik TOD tersebut," tambah Menhub.
Lebih lanjut Menhub mengatakan commisioning akan dilakukan setelah kereta LRT tiba pada bulan Februari.
"Akhir Februari kereta sudah datang, kita mulai commisioning bulan Maret sampai Mei. Setelah itu kira harapkan bulan juni sudah beroperasi 100 persen dengan seluruh stasiun dan dengan tiga titik bangkitan yaitu Jakabaring, Bandara dan Lippo. Harga tiket sementara kita tetapkan 5 ribu. Tentunya kelebihan dari biaya itu menjadi beban dari Pemerintah," tutur Menhub.
Baca Juga: WIKA Beton Jelaskan Kecelakaan Proyek LRT Jakarta
Kedepan, Pemerintah berencana membangun LRT di LRT di 4 kota berikutnya yaitu Bandung, Makassar, Surabaya, dan Medan. Menurut Menhub, LRT layak dibangun pada kota yang penduduknya mencapai 2 juta penduduk.
"Empat kota itu yang menjadi prioritas untuk dibangun LRT. Kalau yang sudah ada feasibility study nya adalah Surabaya, Bandung dan Medan," kata Menhub.
LRT Diharapkan Menjadi Transportasi Massal Perkotaan
Pembangunan LRT bukan hanya untuk menyambut Asian Games tetapi juga diharapakan menjadi transportasi massal perkotaan.
"Sebenarnya kalau membangun (LRT) bukan hanya untuk Asian Games. Itu hanya pemicu, namun dibangunnya LRT di Palembang sebagai suatu contoh penggunaan transportasi massal di perkotaan," jelas Menhub.
Oleh karenanya, Menhub ingin Pemda serius dalam mempersiapkan rute dan titik TOD dengan baik sehingga masyarakat dapat merubah pola hidup dengan meninggalkan moda angkutan yang lama.
Tag
Berita Terkait
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora