Suara.com - Ciputra Artpreneur hari ini, Rabu (14/2/2018) resmi menggelar Artpreneur Talk 2018. Pembukaan acara yang mengangkat tema "Converting Millenial Into Brand Lovers" berlangsung Ciputra Artpreneur, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Rina Ciputra Sastrawinata, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur, mengatakan mulai tahun lalu Ciputra Artpreneur sudah mulai menggelar berbagai kegiatan seperti korporasi. Sebelumnya, kegiatan yang digelar biasanya berupa pertunjukan teater dan musik.
Rina menegaskan bahwa Ciputra Artpreneur akan menjadi lifestyle center dimana beragam kegiatan dapat diselenggarakan. "Kami memadukan art dan entrepreneurship. Hari ini kami memilih topik generasi milenial," katanya saat memberikan sambutan pembukaan.
Puteri dari pendiri Ciputra Group, Ir Ciputra, tersebut menambahkan generasi milenial kelak akan memegang peran yang penting dalam ekonomi Indonesia. Apalagi diperkirakan generasi milenial akan mencapai 40 persen dari total konsumen di Indonesia.
"Hal ini tepat untuk calon pebisnis dan pebisnis untuk belajar. Untuk berbagi insight untuk menghadapi perubahan ini," katanya.
Artpreneur Talk 2018 merupakan ajang untuk berbagi wawasan terkait tema yang sedang menjadi perhatian khalayak. Kali ini, milenial menjadi yang dipilih.
Selain Rina, Ir. Ciputra juga turut memberikan sambutan. Generasi milenial harus memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.
"Anda harus memiliki jiwa entrepreneur dan yang terpenting adalah semangat. Saya bersemangat, semangat, semangat," katanya.
Ciputra juga membuka Rahasia Telur Columbus yang menjadi kunci suksesnya. Dimana para entrepreneur harus memiliki keberanian, untuk gagal, dihina dan lainnya hingga meraih kesuksesan.
Selain itu, entrepreneur juga harus berinovasi. Dia mengatakan ketika dulu penjelajahan masih sangat terbatas. Columbus berhasil menemukan benua baru yaitu Amerika.
"Generasi milenial jadi entrepreneur harus tahu rahasia telur Columbus," katanya.
Adapun pembicara yang hadir merupakan kalangan praktisi yang berhasil meraih atensi pelanggan saat ini. Beberapa diantaranya, yaitu CEO Tokopedia William Tanuwijaya, CMO Go-Jek Piotr Jakubowski, Helga Angelina pendiri restoran Burgreens dan lainnya.
Berita Terkait
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Festival of Twenties 2025 "Into the Unknown"
-
Disney Live Scoring Perdana di Indonesia, Musisi Lokal Kolaborasi di Ciputra Artpreneur
-
Ciputra Bagikan Dividen Rp445 Miliar, Optimis Target 2025 Tercapai
-
Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas
-
IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900
-
Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak
-
Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM
-
Belum Ada Pembatasan, Bahlil Persilahkan Masyarakat Bebas Beli BBM Subsidi
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali
-
Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD
-
Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri
-
RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?
-
Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG