Suara.com - Persaingan dalam bisnis adalah hal yang sangat biasa, terutama di antara pelaku UKM atau Bisnis Kecil Menengah. Persaingan yang cukup keras di antara pelaku UKM membuat tak sedikit pebisnis mengalami kebangkrutan dan tentu dengan terpaksa harus gulung tikar.
Pada dasarnya, kegagalan dalam membangun bisnis adalah hal yang sangat biasa dan harus dihadapi dengan lapang dada, terutama bagi pebisnis startup atau yang baru memulai bisnis dengan modal minim.
Ada banyak sekali faktor yang bisa membuat bisnis seseorang bisa bangkrut. Misalnya, cash flow yang stabil, sistem manajemen yang tidak rapi, atau terburu-buru dengan keuntungan. Selain itu, ada beberapa faktor lain mengapa bisnis kecil bisa gagal. Apa saja itu?
1. Sifat dan Sikap Pebisnis
Salah satu hal yang bisa memengaruhi jalannya bisnis seseorang adalah sifat dan sikap dari pebisnis itu sendiri. Pebisnis yang mengalami kegagalan umumnya dikarenakan kasus yang sama, yaitu tentang bagaimana mereka menghadapi kondisi dan situasi dalam menjalankan bisnisnya.
Pebisnis yang terlalu perfeksionis atau menginingkan kesempurnaan sangat susah untuk membuka pikiran atau menerima pemikiran orang lain untuk berpendapat sehingga hal ini menyebabkan mereka sangat mudah gagal.
Selain itu, mereka yang takut dengan risiko tidak akan mengalami kesuksesan di masa mendatang karena bagaimana pun segala bisnis pasti ada risikonya.
2.Sistem Manajemen
Selain faktor kepribadian dari pelaku bisnis, hal yang paling penting dan mendominasi dalam bisnis adalah sistem manajemen. Jika sistem manajemen, visi, dan misi tidak matang, hal ini dapat menyebabkan kegagalan atau ketidakstabilan dalam cash flow sehingga hal ini dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar.
3.Operasional yang Tidak Stabil
Salah satu hal yang dapat menyebabkan kegagalan bisnis adalah tidak seimbangnya antara pengeluaran, produksi, dan profit yang didapatkan. Selain itu, karyawan atau pekerja dengan keahlian seadanya juga bisa menyebabkan kegagalan dalam bisnis. Karena itu, Anda sebaiknya menyeleksi pekerja yang hendak bekerja di tempat Anda.
4. Akutansi yang Tidak Baik
Beberapa kasus yang terjadi dan menyebabkan kegagalan bisnis dikarenakan pebisnis yang tidak mengontrol perkembangan bisnisnya, tidak memantau, hingga tidak tahu tentang bagaimana keuangan dalam bisnisnya. Umumnya para pebisnis akan menggunakan jasa akuntan untuk mengawasi jalannya uang dalam bisnis tersebut.
5. Uang Kas yang Minim
Masalah lain yang bisa menyebabkan bisnis kecil mengalami kebangkrutan karena minimnya uang kas. Besarnya biaya produksi dan gaji karyawan sering menjadi masalah dan menyebabkan uang kas menjadi minim.
Berita Terkait
-
Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati
-
UKM Naik Kelas: Ini Tren Digitalisasi yang Bikin Bisnis Kecil Makin Gesit
-
Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet
-
Rahasia Sukses! 5 Langkah Awal dalam Memulai Bisnis Kecil di Rumah
-
Bangun Bisnis Camilan Sajodo, Sepasang Anak Muda Kerjakan Puluhan Karyawan dan Berangkatkan Umrah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini