Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan beberapa perusahaan Swedia tertarik berinvestasi di Jakarta. Hal ini dikatakan Anies setelah menerima Duta Besar Swedia Johanna Brismar Skoog.
Nantinya, perusahaan Swedia akan membangun toko furniture IKEA di Cakung, Jakarta Timur. Selain itu, mereka siap mematuhi peraturan berjualan yang berlaku di Jakarta.
"Mereka menyampaikan ada rencana investasi pembangunan fasilitas di Cakung. Kemudian saya garis bawahi pada mereka, bahwa nomor satu taat pada seluruh aturan ketentuan," ujar Anies seusai menghadiri acara di Gedung RJA DPR-RI Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).
Anies mengatakan selama pengerjaan pembangunan IKEA akan dilakukan tenaga kerja Indonesia. Ia memperkirakan akan menyerap sekitar 1.400 orang pekerja selama pembangunan.
Ke Dubes Swedia, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta tenaga kerjanya diutamakan warga sekitar Cakung.
"Nanti sesudah beroperasi akan lebih dari 400 orang (bekerja). Saya diskusikan dengan mereka bahwa apabila tenaga kerja yang terlibat kerja dari sekitar lokasi atau dari Jakarta, maka apapun kegiatan usahanya maka menjadi bagian dari masyarakat, dan masyarakat merasakan manfaatnya," katanya.
Selain itu, Anies dan Johanna juga membahas rencana negara-negara Nordik (Swedia, Denmark, Finlandia, dan Norwegia) yang akan datang ke Jakarta pada April mendatang. Dalam pertemuan itu nantinya juga akan membahas sejumlah kerja sama.
"Empat negara ini akan mengunjungi Jakarta 26 April. Dan dalam pertemuan itu kami akan bahas aplikasi-aplikasi yang bermanfaat untuk Jakarta. Aspek infrastuktur, aspek pendidikan, aspek kesejahteraan keluarga, dan ada beberapa aspek lain," katanya.
Terakhir mereka juga membahas soal pengelolaan sampah.
Baca Juga: HUT Ke-3, IKEA Gelar Banyak Program Menarik
Berita Terkait
-
Diperiksa Polisi soal Jalan Jatibaru, Sigit Bawa Pesan Anies
-
Jadi Gubernur, Anies Akui Langsung Bongkar Desain Ahok
-
Alasan Terkuat Anies, Rumah DP Rp0 Lebih Baik dari Rusunawa Ahok
-
Anies: Fasilitas Umum Jakarta Belum Ramah untuk Disabilitas
-
Kasus Anies Tutup Jatibaru, Kadishub Utus Anak Buah ke Polisi
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan
-
Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor
-
BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya