Suara.com - Nama Hari Darmawan lekat dengan bisnis rekreasi luar ruangan, Taman Wisata Matahari. Taman ini dibangun tahun 2007 dengan mengusung konsepRecreation and Education Park.
Kala itu di Bogor jarang ada taman seperti itu, paling dekat dengan Taman Wisata Matahari adalah Taman Safari. Taman ini ada di Jalan Raya Puncak KM 77 Cilember, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Taman Wisata Matahari didirikan di atas lahan seluas 16,5 hektar. Hari membangun TWM sebagai anak bangsa yang mencintai tanah airnya.
Hari tinggal di daerah Cilember sejak 1975. Sebelum dibangun TWM, kawasan itu adalah kebun sayuran dan buah.
Saat ini TWM menyajikan berbagai macam wahana permainan dan fasilitas, seperti waterpark, wahana permainan air (sepeda air, bomber boat, perahu dayung, perahu motor, paddle boat, perahu naga, bola gila), wahana adventure atau petualangan ( flying fox, motor ATV, oubound, wall climbing, arung jeram dll ), serta fasilitas pendukung seperti penginapan atau hotel, saung-saung, lapangan, gazebo, restoran dan pusat belanja.
Semua wahana dan fasilitas yang ada di Taman Wisata Matahari disajikan dengan harga yang sangat terjangkau.
Dalam laman Taman Wisata Matahari, disebutkan arena itu menciptakan wahana-wahana pendidikan yang isinya mengajarkan kepada para tunas bangsa untuk dapat mengenal dan lebih dekat dengan alam, seperti Wahana Agro sawah, Wahana Ternak dan Wahana Pendidikan alam.
Semua Wahana-wahana tersebut kegiatannya sangat erat dan kental dengan unsur pendidikan, seperti membajak sawah, menanam padi, memelihara tanaman, memelihara hewan ternak, dan bagaimana cara memetik hasil dari bercocok tanam dan berternak, seperti menumbuk padi, menapi dan memerah susu sapi.
Baca Juga: Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi
Taman Wisata Matahari sebagai tempat Wisata yang hadir dengan didasari rasa kepedulian terhadap masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah.
"Dibawah pimpinan Bapak Hari Darmawan yaitu legenda bisnis ritel di Indonesia, sangat berkembang dengan pesat, dalam kurun waktu 4 tahun, Taman Wisata Matahari telah menjadi salah satu tempat Wisata terfavorit di kawasan puncak, Bogor," tulisan laman itu.
Saat ini Taman Wisata Matahari menyediakan penginapan, menyediakan wahana permainan yang sangat bervariasi dan mendidik, tempat parkir yang luas dan nyaman serta fasilitas-fasilitas lainnya guna memberikan kepuasan terhadap pengunjung.
Hari Darmawan Tewas
Misteri hilang dan ditemukannya jasad Hari Darmawan—pendiri waralaba Matahari sekaligus bos besar taman Wisata Matahari—di Sungai Ciliwung, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/3/2018) pagi, semakin menemui titik terang.
Berita Terkait
-
Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi
-
Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset
-
Sebelum Hilang dan Tewas, Pendiri Matahari Sempat Minta Minum
-
Tewas, Kiprah Pendiri Matahari Berawal dari Toko 'Mickey Mouse'
-
Pendiri Matahari Ditemukan Tewas Tersangkut Batu Kali Ciliwung
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK