Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menandatangani memorandum penerapan tarif imor tinggi, yakni USD50 miliar, terhadap setiap produk asal Tiongkok.
Memorandum itu berlaku efektif 60 hari sejak ditandatangani pada Kamis (22/3), atau setelah daftar produk Tiongkok dipublikasikan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI Darmin Nasution mengatakan, Indonesai tak perlu mengkhawatirkan ”perang dagang” antara dua negara raksasa ekspor tersebut.
“Kenapa jadi pusing? Biar saja mereka perang dagang. Itu adalah kelanjutan kebijakan yang lalu ya. Jadi imbasnya kepada Indonesia tidak selalu negatif,» kata Darmin di Jakarta, Jumat (23/3/2018).
Menirut Darmin, setiap kebijakan pasti memiliki dampak negatif dan positif. Bagi Indonesia, dampak positifnya adalah bisa memeroleh barang berharga murah dari Tiongkok.
Itu kalau Tiongkok memilih mengalihkan konsentrasi ekspansi pasar produk-produknya dari AS ke Indonesia.
“Negatifnya, pengusaha Indonesia akan mendapat banyak saingan, kalau barang dari Tiongkok masuk ke dalam negeri. Tentu saja hal ini akan menyusahkan dunia industri,” ujarnya.
“Tapi pada dasarnya, jangan terburu-buru melihat dampaknya ke Indonesia dulu. Tiongkok dan AS saja dulu diperhatian, bagaimana dampaknya. Kalau ke Indonesia pasti ada imbasnya,“ tuturnya.
Baca Juga: PAN Persilakan Pentolan Eks Demonstran Anti Ahok Jadi Calegnya
Berita Terkait
-
Darmin Optimis Perang Dagang AS - Cina Tak Pengaruhi Indonesia
-
Sebulan Diburu Polisi, Pembom Berantai Texas Ledakkan Diri
-
Investasi AS di Sektor Manufaktur RI Mencapai 86,1 Juta Dolar AS
-
Campuri Pemilu, 19 Warga dan Lembaga Rusia Kena Sanksi AS
-
Lama 'Perang Dingin', Trump Akhirnya Pecat Menlu Rex Tillerson
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa