Suara.com - Dalam beberapa bulan terkahir, bahan bakar minyak jenis solar dan premium mengalami kelangkaan dibeberapa wilayah di Indonesia, salah satunya ada Riau. Bahkan, beberapa SPBU di Jakarta pun memutuskan untuk tidak lagi menjual Premium lantaran margin penjualan yang terlalu kecil.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal Ahmad Syafruddin menyatakan kelangkaan ini bisa dijadikan momentum yang tepat bagi pemerintah untuk menghapus kedua jenis BBM tersebut.
“Memang kelangkaan ini menjadi kesulitan bagi masyarakat. Tetapi, ini bisa dijadikan momentum untuk menghapus kedua jenis BBM ini yang sesungguhnya sudah tidak dibutuhkan lagi oleh otomotif di Indonesia yang mengadopsi teknologi kendaraan berstandard Euro2/II sejak Januari 2007 dan bahkan kini sudah mengadopsi teknologi kendaraan berstandar Euro4/II sejak Maret 2017 lalu," kata Ahmad di Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Penghapusan BBM yang tidak sesuai standart ini sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No P20/2017 tentang standard emisi kendaraan tipe baru dan sedang diproduksi maka berbagai jenis BBM tersebut harus dihentikan produksi dan pemasarannya dan digantikan dengan BBM yang memenuhi persyaratan teknis untuk kendaraan berstandard Euro4/IV.
“Nah, mengapa masih dipertahankan? Pemerintah harus tegaa, Pemerintah saat ini, belum berperan secara maksimal. Di satu sisi, pemerintah ingin melepas beban dalam memasok Premium dan Solar, tetapi di lain sisi ingin mempertahankan posisi populis,” katanya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap pemerintah bisa mengambil keputusan tegas untuk memperbaiki kualitas BBM di Indonesia guna memberikan dampak positif baik dari sisi kesehatan dan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni
-
Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik