Suara.com - Beredar surat diduga palsu dan broadcast yang berisi link website mengatasnamakan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Dalam surat tersebut tertulis, bahwa pihak BCA telah menemukan pelanggaran pada rekening atau kartu yang dimiliki nasabah yang tidak valid dengan data-data nasabah yang dimaksud.
Maka dari itu pihak BCA melakukan penutupan rekening dan nasabah diperingati tidak bisa menarik, menerima maupun mengirim uang.
Dalam surat yang beredar tersebut, nasabah diminta untuk melakukan registrasi data pribadi secara ulang dan mencantumkan link yang musti diakses nasabah.
Namun, ketika Suara.com mencoba mengakses alamat web link itu, tidak bisa dibuka sama sekali. Hanya ada tulisan privacy error.
Bahkan ketika masuk ke laman yang dimaksud dalam surat tersebut, Suara.com justru malah masuk ke alamat situs lain.
Dalam surat tersebut pada bagian akhirnya disebutkan, jika dalam waktu 48 jam nasabah tidak melakukan registrasi ulang, maka secara otomatis rekening maupun kartu nasabah akan ditutup secara permanen.
Kepada Suara.com, Direktur BCA Santoso memastikan bahwa surat edaran tersebut tidak benar adanya alias hoax.
Menurut Santoso, surat edaran tersebut bukan dari pihak BCA.
Baca Juga: Hati-hati Jika Terima Edaran Blokir Akun Mengatasnamakan BCA
"Berita itu menyesatkan dan bukan dari BCA. Terimakasih atas klarifikasinya," kata Santoso.
Santoso mengimbau masyarakat yang menjadi nasabah BCA untuk berhati-hati terhadap informasi apapun yang mengatasnamakan BCA.
Nasabah diharapkan untuk bisa secara langsung menghubungi pihak BCA secara langsung jika menemukan hal-hal yang dirasa janggal.
"Ini usaha penipuan dari segelintir penjahat," ucap Santoso.
Berita Terkait
-
RE3 For-E PNM Ubah Limbah Pakaian Menjadi Rantai Manfaat bagi Nasabah Laundry
-
Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
-
SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini
-
Hati-hati! Saldo Rekening Bisa Ludes Sendiri Jika Kamu Abaikan Aturan Ini
-
Liriknya Bikin Ngakak, Nama Bank BCA hingga Mandiri Ikut Dipelesetkan Jadi Lagu Pujian untuk Bahlil
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang