Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi menunjuk Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Direktur Utama sebelumnya yakni Elia Massa Manik.
Kedepan posisi direktur utama ini tidak akan digonta-ganti lagi oleh pemerintah. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir posisi orang nomor satu di Pertamina ini sudah ganti sebanyak dua kali, yaitu Dwi Soetjipto dan Elia Massa Manik.
Padahal, sesuai dengan peraturannya, Direktur di perusahaan BUMN memiliki masa jabatan lima tahun dan bisa diangkat maksimal dua periode.
“Diharapkan tidak ada perubahan Dirut Pertamina. Makanya pemilihan Bu Nicke Widyawati ini panjang, 4 bulan, agar tidak ada perubahan lagi," kata Deputi Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).
Fajar mengakui, selama tiga tahun terakhir, Kementerian BUMN memang sedang berbenah. Maka dari itu banyak aksi kementerian yang melakukan restrukturisasi konsolidasi pada perusahaan-perusahaan pelat merah.
Menurutnya, bongkar pasang direksi perusahaan pelat merah merujuk pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Pada Pasal 16 (4) disebutkan masa jabatan anggota direksi ditetapkan selama lima tahun.
“Di UU itu disebutkan (periode) lima tahun itu paling lama. Namun demikian, sewaktu-waktu dapat dievaluasi dan kemudian dapat diberhentikan dan diganti (merujuk Pasal 17 UU BUMN)," katanya.
Namun, kedepannya Fajar memastikan posisi Dirut Pertamina ini tidak akan diganti lagi dan bisa memberikan dampak yang positif bagi Pertamina.
“Diharapkan kedepannya tidak ada lagi, khususnya Dirut Pertamina, kita usahakan. Oleh karena itu, kemarin (penentuan Dirut Pertamina) panjang, itu untuk memastikan agar tidak ada perubahan lagi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina