Suara.com - Perusahaan penerbangan Boeing akan menyediakan pesawat jet untuk Angkatan Udara Amerika Serikat. Nilai kontrak dalam penyediaan pesawat jet tersebut sekitar 9,2 miliar dolar AS.
Seperti dilansir Bussiness Insider, Angkatan Udara AS memesan 351 jet dari Boeing. Rencananya penyaluran jet oleh Boeing berlangsung hingga 2034.
Kerja sama dengan Angkatan Udara AS memang sangat penting bagi Boeing untuk kelangsungan bisnisnya. Ini bisa mengamankan bisnis Boeing selama setahun.
Boeing mendapatkan pesanan jet berkat kerja dari Leanne Caret, kepala eksekutif Pertahanan, Luar Angkasa & Keamanan Boeing yang membantu perusahaan memenangkan banyak kontrak.
Boeing mengalahkan Lockheed, yang menawarkan versi modifikasi dari jet pelatihan T-50 yang dikembangkan bersama dengan Korea Aerospace Industries Ltd dan juga mengalahkan Leonardo DRS Italia, yang menawarkan T-100, versi modifikasi dari perusahaan aerospace Italia M-346 .
Angkatan Udara ingin mengganti armada T-38 yang sudah tua, yang hampir berumur 50 tahun, dan para analis telah mengatakan pada akhirnya bisa membeli hingga 600 pesawat.
Penghargaan dari Angkatan Udara ini muncul setelah Boeing mengalami kesulitan mengirim ke Angkatan Udara jet pengisian bahan bakar udara yang baru, KC-46.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional