Suara.com - Bank Mandiri mendukung pergelaran epos I La Galigo di ajang Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group. Pentas seni yang diinisiasi oleh Badan Ekonomi Kreatif ini diselenggarakan di Peninsula Island, Kawasan Nusa Dua, pada 8-14 Oktober 2018, untuk menyemarakkan IMF-World Bank Annual Meeting.
Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, pergelaran I La Galigo bertujuan untuk menunjukkan keragaman seni budaya Indonesia pada momen pertemuan internasional tersebut.
"Selain menyediakan layanan transaksi keuangan, kami juga mendukung pementasan I La Galigo bagi para delegasi dan partisipan IMF-Wolrd Bank Annual Meeting," kata Rohan.
Epos I La Galigo mengisahkan kepahlawanan Sawerigading, yang pertama kali dipanggungkan pada 2004 di Esplanade, Singapura, kemudian dipentaskan di Broadway, distrik teater di Kota New York. I La Galigo sendiri merupakan naskah kuno yang terdiri 360 ribu bait, dengan lima pasang kalimat, pada setiap baitnya.
Selama penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting, panggung untuk I La Galigo dibangun secara khusus di Pulau Peninsula, The Nusa Dua, yang dilengkapi tata cahaya dan suara canggih.
Pada penyelenggaraan IMF-World Bank Summit, Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan, diantaranya melalui penempatan layanan keuangan yang akan dibutuhkan para delegasi, seperti penempatan 6 ATM di sekitar Bali Nusa Dua Conference Center, yang menjadi lokasi utama IMF-WB Annual Meeting 2018, serta 2 unit money changer di kawasan Bali Collection Nusa Dua, untuk memudahkan delegasi bertransaksi.
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga telah menempatkan mesin EDC Mandiri di hotel-hotel yang menjadi official partner event tersebut di kawasan Nusa Dua. Secara keseluruhan, para delegasi dapat memanfaatkan 446 ATM dan layanan money changer di 54 kantor cabang jika ingin bertransaksi di Bali.
Bank Mandiri juga menjadi sponsor utama perhelatan Bali Collection Festival selama September – Desember 2018. Khusus event ini, perseroan akan menempatkan EDC pada seluruh tenant yang ikut mengisi kegiatan tersebut.
Di Pavilion Indonesia, Bank Mandiri menghadirkan penenun yang menjadi binaan Rumah Kreatif BUMN serta menempatkan 10 mesin EDC Merah Putih, yang bisa digunakan oleh pemegang kartu debit/kredit bank-bank milik negara.
Baca Juga: Bank Mandiri Kucurkan Rp 2,041 T untuk Ruas Tol di Sumsel
Berita Terkait
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Danantara Bagi-bagi Porsi Saham BRI, BNI, Bank Mandiri ke BP BUMN
-
Rupiah Masih Loyo, Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini
-
Jakarta Livin' by Mandiri (JLM) Luncurkan Skuad Lengkap, Siap Tancap Gas di Proliga 2026
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai