Suara.com - Restoran cepat saji KFC yang dikenal dengan makanan berbahan dasar ayam ini memutuskan untuk menutup gerainya yang berada di Bulawayo, Zimbabwe.
Adapun alasan penutupan gerai KFC di Bulawayo karena gerai tersebut tak mendapat pasokan bahan baku.
“Hal ini dikarenakan pada kenyataannya kami tidak dapat mendapatkan bahan utama dari para pemasok kami sebab mereka meminta (dibayar) dolar AS. Kami melakukan apa saja yang mungkin agar dapat terus berjualan sesegera mungkin,” kata Manager gerai tersebut dilansir dari Premium Times.
Tidak hanya KFC, jaringan restoran cepat saji lokal, seperti Zimbabwe Chicken Inn dan St Elmo's Pizza, mengalami nasib serupa, menghentikan operasionalnya sementara waktu.
Menurut laporan koran ekonomi setempat, Financial Gazette, gangguan pasokan daging ayam merupakan gelombang terbaru dalam kesulitan akibat krisis mata uang asing, yang memicu harga komoditas dasar yang berputar di luar kendali.
Tidak hanya daging ayam, toko-toko lokal juga dilaporkan mengalami kelangkaan barang-barang konsumsi, termasuk apotek yang kehabisan stok obat diabetes dan tekanan darah.
Kepala asosiasi ritel Zimbabwe mengatakan, bahwa ada kepanikan di pasar karena konsumen frustrasi mengambil apa pun yang tersedia.
Namun, pejabat pemerintah menyangkal ada kekurangan komoditas di negara itu, dan mengatakan krisis tersebut lahir dari "pencatutan" dan "keserakahan".
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina