Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (16/11/2018) jelang akhir pekan diprediksi akan kembali bergerak menguat.
Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, penguatan yang terjadi pada IHSG memang membuka peluang penguatan lanjutan.
Namun, menyimpan potensi pembalikan arah melemah jika pelaku pasar memanfaatkan kenaikan tersebut untuk ambil untung.
Diharapkan peluang kenaikan tersebut dibarengi dengan sentimen makro dalam negeri maupun luar negeri yang juga positif.
"Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5.895-5.923 dan resistance diharapkan dapat menyentuh kisaran 5.978-5.998," ujar Reza di Jakarta, Jumat (16/11/2018).
Senada dengan Reza, Analis Senior KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko juga memprediksi IHSG bergerak menguat.
Dia menjelaskan, kontinuasi kenaikan rally di IHSG dari low 5.750 masih bisa berlanjut hingga 6.016-6.025 sebelum menemui keadaan jenuh beli di indicator stochastic harian dimana aksi ambil untung biasanya terjadi.
"IHSG masih ada ruang untuk bergerak diatas level 6.000 namun waspadai profit taking," imbuh Yuganur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global