Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, ada dua kunci untuk membangun ekonomi Indonesia dalam menghadapi tantangan ketidakpastian global, yaitu ekonomi inklusif dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Pertama harus menggunakan filosofi ekonomi inclusiveness (dan) yang kedua adalah bagaimana menggunakan human capital development,” kata Mardiasmo di Jakarta, Rabu (28/11/2018).
Mardiasmo memberikan contoh, salah satu sektor yang sangat penting dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif adalah perbankan.
Menurutnya, sebagai lembaga intermediasi, bank dapat mendukung perekonomian dengan mengarahkan penyaluran kreditnya pada sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect signifikan pada perekonomian.
Mardiasmo melanjutkan, bahwa ekonomi yang inklusif tersebut perlu kualitas SDM yang mencukupi dengan penguatan SDM dengan menekankan pada bagaimana memperkuat mastering skill, wawasan yang terbuka, serta menanamkan nilai dan etika yang kuat.
“Dengan memperkuat mastering skill-nya, open minded kita harus membuka wawasan kita, bagaimana instilling (menanamkan) strong values-nya, komitmennya, integrity-nya sehingga bisa memenangkan SDM nya serta dengan sikap adaptive to change dan continues improvement,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara
-
IHT Disebut Kunci Prabowonomics, Mampukah Dongkrak Target Ekonomi 8%?
-
Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, Benarkah Perusahaan Asal Israel?