Jika Anda menjadi pemilik rumah yang ditinggali dan Anda ajukan sebagai rumah tinggal ketika pengajuan kartu kredit, maka limit yang Anda dapatkan akan lebih tinggi. Status rumah pribadi memang akan membuat bank lebih aman terhadap risiko pada kartu kredit yang mereka terbitkan.
Namun, jika ternyata status rumah Anda pada awalnya rumah sewa, lalu beberapa waktu kemudian pindah ke rumah pribadi, maka Anda juga bisa mengajukan perubahan data, sekaligus juga kenaikan limit kartu kredit Anda. Ya, soalnya status rumah pribadi akan memberikan peluang kenaikan limit yang lebih besar.
5. Kenaikan Limit yang Diminta Masuk Akal
Saat Anda meminta sendiri kenaikan limit kartu kredit pada bank, maka pastikan Anda memintanya dalam jumlah yang masuk akal. Jika Anda menyesuaikan jumlah permintaan dengan alasan kenaikan limit, sekaligus kondisi keuangan Anda dengan baik, maka bank kemungkinan akan menyetuju kenaikan limit ini.
6. Riwayat Pemakaian Kartu Kredit Anda
Riwayat pemakaian kartu kredit Anda akan sangat memengaruhi kenaikan limit yang digunakan. Jika selama ini Anda aktif menggunakan setidaknya hingga 50% limit Anda dan membayarnya dengan disiplin, maka kenaikan limit yang Anda inginkan kemungkinan akan disetujui oleh pihak bank.
Sesuaikan Limit Kartu Kredit dengan Kebutuhan
Memiliki limit kartu kredit yang besar mungkin menjadi impian banyak orang, terutama Anda yang aktif menggunakan alat pembayaran tersebut. Namun pastikan Anda selalu cermat dan menyesuaikan kebutuhan limit ini dengan kemampuan keuangan. Hal ini penting untuk menghindari berbagai masalah keuangan, termasuk kredit macet, di masa yang akan datang.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Cara Isi Pulsa Pakai Kartu Kredit
Tips Mengatasi Sifat Impulsif Belanja Online
Hati-hati, 10 Cara Hemat Ini Justru Bisa Merugikan Anda
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
5 Tempat Menarik di Forza Horizon 6, Lengkap dengan Tips dan Lokasi Petanya
-
Tips Memilih Lipstik Merah, Ini 5 Rekomendasi Anti Luntur meski Dibawa Makan dan Minum
-
Bye Apek! 5 Tips Menghilangkan Bau Tak Sedap pada Sepatu
-
Realita Tidak Estetik Dunia Kerja yang Abu-Abu: Antara Passion dan Tagihan
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?
-
IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham
-
Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat
-
Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh
-
Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun
-
Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS
-
IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
-
Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS