Suara.com - Jumlah kunjungan wisatawan di Kepulauan Seribu menurun menjelang pergantian tahun akibat cuaca buruk. Hal tersebut diakui Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu Mickey Musleh di Jakarta, Senin (31/12/2018).
Terjadi penurunan jumlah wisatawan dengan penyebab mulai cuaca buruk hingga takut dengan tsunami akibat peningkatan aktifitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sehingga khawatir akan berdampak ke wilayah tersebut.
"Ya begitu lah (sepi wisatawan di Kepulauan Seribu). Banyak wisatawan yang membatalkan penginapan juga," ujar Mickey.
Dampak dari penurunan jumlah wisatawan yang berimbas terhadap pembatalan pesanan penginapan. Sehingga sejumlah pengusaha penginapan di Kepulauan Seribu mengalami kerugian.
Di sisi lain, Mickey menyetujui dan tidak mempermasalahkan alasan para wisatawan mengambil sikap menunda berwisata ke Kepulauan Seribu demi alasan keselamatan diri.
"Para wisatawan bisa mengambil sikap untuk tak berwisata ke Kepulauan Seribu dulu, demi keamanan dan kenyamanan bersama agar tidak memaksakan wisata ke Kepulauan Seribu," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tahun Baruan di Yogyakarta? Bawa Kantong Sampah Sendiri Yah...
-
Pasar Ikan Muara Angke Mulai Dipadati Pembeli Jelang Malam Tahun Baru
-
Daftar Harga Ikan di Muara Angle untuk Dipanggang di Malam Tahun Baru 2019
-
Acara Utama Ancol Sambut Tahun Baru Makin Meriah
-
3 Hari Jelang Tahun Baru, 234.923 Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks