Suara.com - Dua lelaki berinisial SF (38) dan AS (36) diamankan polisi lantaran kepergok menghancurkan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Rumah Sakit Eva Sari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).
Aksi kedua perantau dari Indonesia Timur itu dilakukan karena kartu ATM mereka tertelan. Keduanya lantas merusak mesin ATM dengan harapan bisa mendapatkan kartunya lagi.
"Pelaku secara bersama-sama merusak mesin ATM dengan mengunakan tangan kosong dan batu," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Purwadi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/2/2019).
Aksi mereka terungkap usai seorang petugas keamanan rumah sakit mendengar suara ribut-ribut dari arah mesin ATM. Ketika dihampiri, keduanya tengah merusak mesin ATM dengan tangan kosong.
Petugas keamanan yang melihat aksi tersebut lantas menegur keduanya. Setelah mendapat teguran, kedua lelaki itu pergi. Namun, karena masih ingin mendapatkan kartunya, keduanya pun kembali dengan membawa konblok kemudian menghancurkan mesin ATM hingga mesin rusak dan tak lagi bisa digunakan.
"Pelaku melakukan perbuatannya dipicu ketika kartu ATM-nya tidak bisa digunakan dan tertelan mesin ATM. (Pelaku) sempat menghubungi pihak bank, tetapi tidak tersambung selanjutnya emosi dan merusak," jelasnya.
Mengetahui adanya aksi pengrusakan lanjutan, petugas keamanan pun langsung menghubungi pihak kepolisian atas kejadian itu. Setibanya di lokasi, polisi pun lantas meringkus keduanya.
Akibat perbuatannya, mereka harus mendekam di balik jeruji besi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun enam bulan kurungan penjara.
"Pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polsek Cempaka Putih guna penyidikan lebih lanjut. Selanjutnya tersangka diamankan oleh Polsek Cempaka Putih untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi: Jangan Ngomong Lagi Tempe Setipis ATM dan Indonesia Bubar 2030
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG