Suara.com - Generasi milenial kini mulai melirik potensi investasi properti yang semakin menggiurkan. Pasalnya, investasi di bidang properti memberikan keuntungan yang cukup tinggi seiring harga lahan yang setiap tahunnya terus meningkat.
Dengan keuntungan yang cukup besar, tak heran banyak para milenial yang justru terjebak dalam lingkaran investasi bodong alih-alih ingin mendapatkan untung besar dengan modal kecil.
Berikut Suara.com merangkum beberapa tips yang bisa dijadikan pedoman bagi para milenial untuk memulai investasi properti untuk menghindari kerugian seperti dilansir dari Moneysmart.com.
1. Jangan Mudah Tergiur Tawaran Tak Masuk Akal
Ingin dapat untung besar dengan modal yang minim? Duh, jelas siapa yang nggak mau. Tapi tunggu dulu, jangan sampai kalian tergiur dengan tawaran tak masuk akal seperti modal sedikit dengan untung beribu-ribu kali lipat ya.
Bisa jadi ini salah satu trik para pelaku penipuan investasi dengan menjanjikan berbagai keuntungan untuk milenial. Terus gimana dong? Gunakanlah logikamu dan pahami keuntungan wajar yang didapatkan dari suatu investasi.
2. Cek Legalitas dan Reputasi Pengelola Investasi
Sebelum memutuskan untuk menggelontorkan uang di salah satu pengembang properti, ada baiknya kamu mengecek terlebih dahulu legalitas dan reputasi perusahaan tersebut. Pastikan pengembang itu memiliki legalitas dan tentunya memiliki reputasi yang baik.
Dengan cara ini, kamu bisa meminimalisir potensi kerugian atau terjebak di pengembang properti yang salah.
Baca Juga: Ayo, Jangan Jadi Milenial yang Buta Moral!
3.Perhatikan Konsep yang Ditawarkan
Setiap pengelola investasi memiliki konsep dan cara yang berbeda dalam menjalankan bisnis mereka. Kamu harus jeli dalam memahami konsep investasi yang ditawarkan oleh pengelola itu sebelum memutuskan untuk bergabung.
Ada baiknya kamu mencari tahu lebih mendalam mengenai modal yang dikeluarkan hingga keuntungan yang bisa kamu raih.
Dari cara mereka menyampaikan, kamu juga dapat mengetahui apakah investasi properti yang ditawarkan memang benar adanya atau hanya untuk mengelabuimu.
4. Kenali Sumber Informasi
Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi properti, kenali lebih dahulu sumber informasi yang memberitahu informasi kepadamu. Jangan sampai kamu mudah percaya pada suatu investasi properti jika kamu tak mengenali orang yang menawarkan informasi itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri