Suara.com - Dalam rangka merayakan HUT Ke-21 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan-perusahaan milik negara membuka 11.000 lowongan bagi pelamar kerja di Tanah Air.
"Dari Bulan Maret hingga April akan dilakukan rekrutmen bersama, dengan target 11.000 lowongan kerja. Jadi beberapa BUMN akan dijadikan satu proses rekrutmennya," ujar Kepala Biro Umum dan Humas Kementerian BUMN Wahyu Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/3/2019).
Dia menjelaskan bahwa penggabungan proses rekrutmen itu berlaku baik untuk proses rekrutmen reguler maupun nonreguler dalam satu periode tertentu.
"Ini juga diharapkan bisa menyaring selain para mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi, namun juga mahasiswa-mahasiswa yang merupakan penyandang disabilitas. Jadi targetnya bisa menyaring 1.000 pelamar dari penyandang disabilitas," kata Wahyu.
Seribu lowongan untuk penyandang disabilitas tersebut dibuka dalam rangka memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin berkarier di BUMN.
"Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas untuk berkarir di BUMN. Untuk itu, secara khusus BUMN akan membuka rekrutmen bagi para penyandang disabilitas di berbagai wilayah Tanah Air," kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro.
Proses rekrutmen untuk 11.000 lowongan kerja di berbagai BUMN tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Kementerian BUMN ke-21 yang akan jatuh pada 13 April.
Adapun rangkaian ulang tahun Kementerian BUMN akan terdiri dari peluncuran aplikasi LinkAja, program cash for work (Padat Karya Tunai), BUMN Goes to Campus, dan Jalan Sehat di lima kota.
Rangkaian HUT juga akan diramaikan oleh ajang Islamic Nextgen, Promo Retail dan Online, satu juta Paket Pangan Murah, paket murah biosolar bagi nelayan, serta program transportasi publik gratis seperti kereta komuter dan bus feeder transjakarta pengguna di Bekasi melalui #senindiongkosin.
Berita Terkait
-
Fenomena 'Ah Tapi' dalam Dilema Pilih-Pilih Loker: Realistis atau Gengsi?
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik
-
Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi
-
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
-
Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
-
BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako
-
Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak