Suara.com - Pesatnya perkembangan digital di Indonesia, membuat perusahaan saling berlomba-lomba dalam menghadirkan berbagai terknologi yang mumpuni untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumennya.
Salah satunya yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) yang baru saja meluncurkan layanan ‘POSGIRO Mobile’.
‘POSGIRO Mobile’ adalah platform digital berbasis rekening Giropos yang diberikan kepada pemilik rekening Giropos sehingga dapat mengakses layanan Giropos dan layanan keuangan pos lainnya secara ‘mobile’.
Layanan Giropos merupakan salah satu layanan keuangan legacy selain Weselpos yang dimiliki oleh PT Pos Indonesia (Persero).
Layanan Giropos sudah hadir dan melayani masyarakat sejak puluhan tahun yang lalu. Selain itu, layanan Giropos digunakan juga untuk mendukung program-program Pemerintah berupa penyaluran dana ke berbagai wilayah di Indonesia.
Layanan Giro Pos ini kemudian didigitalisasi, direvitalisasi dengan menghadirkan teknologi yang setara dengan layanan perbankan. Kami membeli Core Banking System (CBS) untuk backbone Layanan ini, di mana dengan teknologi ini Kami akan mengintegrasikan Layanan Keuangan dan Layanan Pos lainnya di Pos dalam 1 platform.
Hadirnya ‘POSGIRO Mobile’ ditujukan untuk memudahkan bertransaksi. Pelanggan Kantorpos diberikan kemudahan dan fasilitas layanan keuangan secara ‘mobile’ yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja seperti:
a) Layanan Bill Payment: Pembayaran berbagai Tagihan : Listrik, PDAM, Cicilan Motor, Mobil, BPJS, Pembelian pulsa, token atau voucher. (kurang lebih 400 biller).
b) Pengiriman Uang melalui layanan Weselpos Instan .
c) Pengelolaan Keuangan melalui Layanan Giropos: menyimpan dana di rekening Giropos.
“Kami berharap ‘POSGIRO MOBILE’ dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dengan memudahkan mereka dalam mengakses layanan keuangan (khususnya yang disediakan oleh PT Pos). Dengan ‘POSGIRO Mobile’ Pelanggan Kantorpos tidak perlu datang langsung, antri di Loket. Cukup menggunakan handphone nya bisa melakukan apa saja, bayar-bayar, kirim uang hingga mengelola dana nya di Rekening Giropos untuk transaksi, ujar Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Ihwan Sutardiyanta.
Sebagai salah satu upaya transformasi dan inovasi layanan yang terus dilakukan oleh Pos Indonesia, Layanan ‘Mobile Giropos’ diharapkan dapat semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dengan semakin mudahnya masyarakat untuk mengakses serta menikmati layanan keuangan yang disediakan oleh Pos.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS