Suara.com - Produsen jeans Levi Strauss & Co mencatat pendapatan pada kuartal pertama 2019 sebesar 1,43 miliar dolar AS. Pendapatan tersebut naik 7 persen bila dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.
Seperti dilansir Reuters, kenaikan pendapatan ini setelah Levi's kembali ke pasar modal dan memperluas toko ritelnya serta berinvestasi di bisnis onlinenya.
"Menunjukan bahwa strategi kami bekerja dan investasi kami terbayar," kata Chief Executive Officer Chip Levi's Bergh.
Dalam hal ini, Levi's telah menambah lini produksinya dari yang hanya celana jeans biru pria menjadi ditambah kaos, baju hangat dan pakaian wanita.
Kenaikan pendapatan ini juga didorong dari penjualan melalui saluran online-nya yang tumbuh 10 persen pada kuartal tersebut.
Levi's juga mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada perusahaan sebesar 146,6 juta dolar AS pada kuartal tersebut, dibandingkan dengan kerugian sebesar 19 juta dolar AS tahun sebelumnya, ketika perusahaan mengeluarkan biaya terkait pajak.
Saham perusahaan juga naik hampir 2 persen menjadi 22,25 dolar AS per saham setelah penutupan perdagangan berakhir dan ditutup naik 2,6 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan
-
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya