Suara.com - Untuk memenuhi kebutuhan milenial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan tengah mengembangkan desain rumah susun (rusun) khusus para milenial. Ada tiga desain rusun yang tengah disiapkan dan disesuaikan dengan rentang usia dan karakteristik generasi milenial saat ini.
"Kami tengah mengembangkan desain rusun untuk generasi milenial di Indonesia," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Dadang Rukmana, saat menjadi narasumber dalam Abipraya Properti Vaganza, yang diselenggarakan Kementerian BUMN, di Jakarta, Senin (15/4/2019).
Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga desain yang akan dikembangkan. Pertama, tipe 24 untuk generasi milenial awal, dengan usia 20 - 24 tahun. Kedua, tipe 36 untuk usia 25 - 29 tahun, dan ketiga, tipe 45 untuk usia 30 - 34 tahun.
"Desainnya akan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan generasi milenial. Setidaknya dengan tinggal di rusun, mereka bisa memiliki pilihan tempat tinggal mengingat lahan untuk perumahan yang semakin terbatas," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
Terkini
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen
-
Bhinneka Life Bayar Klaim Rp 661 Miliar Sepanjang 2025
-
Garuda Indonesia Pimpin Holding BUMN Maskapai Penerbangan
-
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!