Suara.com - Bawang putih asal Malaysia membanjiri Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sejak sepekan sebelum Ramadan 1440 Hijriah/2019 Masehi karena tidak ada pasokan dari Makassar, Sulawesi Selatan.
Agen bawang di Pasar Inhutani Kabupaten Nunukan, Aco mengakui bahwa bawang putih yang diedarkan didatangkan dari Negeri Sabah, Malaysia.
"Bawang putih ini dari sebelah (Malaysia) karena tidak ada dari Sulawesi (Selatan)," kata dia di Nunukan, Rabu.
Harga jual bawang putih dari Malaysia itu sebesar Rp 30.000 per kilogram pada tingkat agen, sedangkan harga eceran sebesar Rp 35.000 per kilogram.
Aco mengungkapkan, bawang putih tersebut didatangkan dalam jumlah besar oleh seorang pengusaha sejak dua pekan sebelum Ramadan.
Ia mengatakan, jika tidak ada pasokan dari negeri tetangga Malaysia, masyarakat di wilayah perbatasan akan kesulitan mendapatkan bawang putih selama bulan puasa ini.
Aco mengakui, selama ini bawang putih yang beredar di Kabupaten Nunukan berasal dari Makassar.
"Setelah tidak ada pasokan dari Makassar, terpaksa mengambil dari Malaysia," ujar Aco.
Ia memperkirakan, pedagang di daerah itu masih memasarkan bawang putih asal Malaysia sepanjang bulan suci Ramadan 2019. (Antara)
Baca Juga: 10 Kontainer Bawang Putih Asal China Masuk Jakarta
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM