Suara.com - Kebijakan penurunan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat 12-16 persen yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan ternyata belum mampu mendongkrak jumlah penumpang pesawat.
Hal ini seperti yang terlihat di Bandara Adi Soemarmo, Solo yang masih berkisar di angka 3.000 per hari atau masih sama dari sebelumnya.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Solo, Abdullah Usman menyampaikan, penurunan harga tiket pesawat sudah diberlakukan pada Sabtu (18/5/2019) lalu.
Akan tetapi, penurunan tarif batas atas itu tidak begitu berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat.
"Tidak ada pengaruhnya, di sini jumlah penumpang rata-rata setiap harinya berkisar 3.000 orang. Sama dengan jumlah rata-rata sebelumnya," terangnya, Senin (20/5/2019).
Sebaliknya, Usman mengatakan, bahwa sejak memasuki bulan Ramadan, jumlah penumpang mengalami penurunan yakni di kisaran angka 1.800 penumpang setiap harinya.
Menurutnya, jumlah ini akan bertambah memasuki dua minggu akhir di bulan Ramadan.
"Nanti 14 hari menjelang lebaran jumlah penumpang akan naik. Dulu sebelum naiknya harga tiket, setiap hari rata-rata ada 4.000 penumpang," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Usman juga menyampaikan, bahwa sudah ada satu maskapai yang mengajukan penerbangan ekstra yakni Lion Air. Hal ini untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang saat arus mudik nanti.
Baca Juga: DPR Mendesak Harga Tiket Pesawat harus Turun Jelang Lebaran
"Maskapai yang sudah mengajukan ekstra baru Lion Air dan sudah disetujui. Untuk rute Solo-Jakarta dan akan dimulai pada H-7 mendatang," tandasnya.
Kontributor : Ari Purnomo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan
-
Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
-
IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI
-
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital
-
7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya