Suara.com - Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah telah menyepakati untuk penerapan elektronifikasi pada kegiatan pemerintahan.
Terdapat tiga fokus dalam elektronifikasi yaitu Bantuan Sosial (bansos), transaksi keuangan pemerintah daerah, dan transaksi untuk moda transportasi.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menerangkan, elektronifikasi ini untuk memperluas akses keuangan yang tadinya tunai menjadi non-tunai.
Untuk kelompok bansos, jelas Perry, dengan non tunai, maka bantuan yang diterima bisa tepat jumlahnya.
Elektronifikasi yang Pertama pada kelompok bansos , data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa ditingkatkan dengan menggunakan NIK sebagai unique ID.
"Dua, implementasi biometrik untuk autentifikasi dalam pilot project menggunakan biometrik lewat finger print," kata Perry dalam konferensi pers di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Selasa (28/5/2019).
Ketiga, lanjut Perry, pemberian bansos bisa diperluas di daerah yang blankspot atau belum bisa masuk perbankan dengan menggunakan EDC offline atau teknologi VSAT.
Selain itu, Perry menambahkan, elektronifikasi ini bukan hanya merubah sistem transaksi saja, tetapi juga bisa memberikan pelatihan kepada masyatakat untuk membuat jadi usaha.
"Kita sepakat masing-masing lembaga ada program sosialisasi untuk memperluas penyaluran bansos dan pembekalan bagi masyarakat untuk lebih inklusi keuangan dan kewirausahaan. Jadi ada empat untuk mempercepat penyaluran bansos," ucap dia.
Baca Juga: Bantuan Sosial Pangan untuk Orang Miskin akan Diperluas
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
-
BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh
-
Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
-
Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun