Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali memberangkatkan para pekerja proyek ke kampung halamannya secara gratis. Sebanyak 2.300 orang diangkut dengan 52 bus mengikuti mudik gratis Waskita Karya.
Pelepasan peserta mudik Waskita Karya dilaksanakan serentak pada hari ini Kamis (30/5/2019) dari berbagai lokasi.
Beberapa unit bisnis ada yang telah mengirimkan pekerjanya ke kampung halaman pada tanggal 26 dan 29 Mei 2019, yaitu yang berasal dari Proyek Bandara Minangkabau dan Proyek Tol Kriyan - Legundi - Bunder - Manyar (KLBM).
Selain satu unit bus dilepas di Gelora Bung Karno, 51 unit bus lainnya dilepas dari 11 titik keberangkatan baik di Jabodetabek, Jawa Timur, maupun Sumatera.
Sebelas titik keberangkatan tersebut berada di Waskita Rajawali Tower, Cimanggis-Cibitung Tollways (CCTW) Cileungsi, Tambun, Bogor, BP Cinere, Subang, Karawang, Nines Apartement, Yukata Apartement, Stadion Utama Gelora Bung Karno, dan Padang.
"Mudik Bareng BUMN 2019 merupakan bentuk tanggung jawab sosial Waskita Karya yang ternyata banyak diminati para pegawai dan keluarganya, para pekerja proyek, serta masyarakat umum sehingga target 2.300 pemudik dapat dipenuhi dengan cepat," kata Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra, Kamis (30/5/2019).
Mudik Bareng Waskita Karya tahun 2019 menyediakan fasilitas bagi para pegawai dan pekerja proyek untuk menuju ke kampung halaman dengan berbagai rute di Pantai Utara Jawa seperti Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang, dan Surabaya.
Sedangkan rute jalur selatan Jawa yang dilintasi dan menjadi tujuan pemudik adalah Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Yogyakarta, Solo, Ngawi, Madiun, Blitar, dan Tulungagung.
"Mudik bareng ini diharapkan dapat mempermudah dan memperlancar arus mudik, mengurangi tingkat kecelakaan di jalur darat, serta meringankan beban para pemudik dalam mengadapi Hari Raya Idul Fitri," imbuh dia.
Baca Juga: Daftar Mudik Gratis Bareng BUMN Pakai Sidik Jari
Pada mudik lebaran tahun 2019 ini, Waskita Karya kembali mengoptimalkan peran ruas-ruas tol Trans Jawa yang dikelola untuk dapat difungsikan sebagai jalur mudik di antaranya ruas tol Pejagan - Pemalang Seksi 3 dan 4, ruas Tol Pemalang - Batang, ruas Tol Batang - Semarang, ruas Tol Salatiga - Kartasura, serta ruas Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi).
Pemanfaatan ruas-ruas tol tersebut dimaksudkan untuk memperlancar dan mempermudah para pemudik untuk menuju kampung halaman masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Saham DEWA Meroket Usai Langkah Strategis Portofolio, Ini Target Harganya
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.823
-
Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen
-
Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah
-
Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak
-
USS OCBC Catat Jumlah Tabungan Nasabah Emas Tembus 223 Persen
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?