Suara.com - Puluhan toko penjual jajanan khas Gresik di Jalan Veteran selalu menjadi tempat tujuan bagi pembeli dari luar kota yang ingin membeli oleh-oleh tradisional.
Dari sekian banyak jajanan dan kue yang dijual di toko oleh-oleh, jajanan seperti Pudak, Jubung, makanan Otak-otak Bandeng, minuman tradisional Legen yang paling diminati pemudik untuk oleh-oleh atau hidangan di rumah saat lebaran.
Dalam sehari, para pedagang bisa meraup omzet ratusan ribu hingga jutaan rupiah selama Ramadan hingga H-1 Idul Fitri 1440 Hijriah.
Salah satu pemilik toko penjual jajanan khas Gresik Siti Khodijah mengakui penjualan jajanan khas kota Gresik meningkat pesat, terutama seminggu sebelum lebaran hingga lebaran nanti.
Diakuinya, jajanan seperti Pudak, Jubung selalu dibeli pemudik daripada jajanan lainnya. Sedangkan jenis makanan dan minuman, Otak-otak Bandeng dan minuman tradisional Legen menjadi dua oleh-oleh yang cukup laris.
"Kalau jajanan itu Pudak dan Kue Jubung yang paling laris dibeli pemudik. Untuk makanan, otak-otak Bandeng dan minuman Legen yang banyak (diminati) selama jelang lebaran ini," kata Pemilik toko Pudak Putri Ayu, Siti Khadijah.
Untuk harga, perempuan 43 tahun ini mengaku tidak menaikkan harga jual meskipun jelang lebaran. Seperti jajanan Pudak yang satu bendel berisi sepuluh biji dijual Rp 25 ribu, Kue Jubung satu kotak dijual Rp 7.500.
Siti melanjutkan, oleh-oleh seperti makanan otak-otak bandeng ukuran besar dijual Rp 60 ribu dan yang ukuran sedang di bandrol Rp 50 ribu. Sedangkan, minuman tradisional legen dijual Rp 12 ribu per botol.
"Jajanan di sini tidak saya naikkan harga jualnya, saya jual seperti hari biasa. Alhamdulillah, selama ramadan dan jelang lebaran selalu ramai pembeli dari dalam dan luar kota untuk oleh-oleh mudik," ujar Siti, Selasa (4/6/2019).
Baca Juga: Kerupuk Ikan Khas Kenjeran Laris Manis Diserbu Pembeli Saat Libur Lebaran
Sementara itu, Ninik Handayani salah satu pemudik asal Sumbawa Nusa Tenggara Barat yang baru tiba di kota Gresik tujuan mudik ke Lamongan mengatakan sengaja mampir ke jalan Veteran ini untuk membeli oleh oleh Pudak dan Jubung untuk keluarga di Lamongan dan nanti di bawa pulang ke Sumbawa.
"Ya saya baru tiba sore ini, mudik ke Lamongan sengaja mampir beli Pudak di Gresik buat oleh-oleh keluarga di Lamongan. Saya penasaran dengan rasa jajanan Pudak ini, harga tidak terlalu mahal, saya beli lima bendel pudak ," kata Ninik yang bersuamikan warga Lamongan.
Kontributor : Tofan Kumara
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi