Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen menanggapi kebijakan pemerintah untuk memberikan penerbangan murah kepada masyarakat. Menurutnya untuk memberikan penerbangan murah tidak boleh mengorbankan kualitas layanan penerbangan.
Dalam Twitternya, Ferdinand meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mencari solusi untuk menangani kisruh tiket pesawat yang dinilai cukup mahal.
"Wahai pemerintah, @jokowi, @BudiKaryaS, @kemenhub15, mohon segera selesaikan kisruh harga tiket pesawat ini tanpa harus mengorbankan kualitas layanan," cuit Ferdinand, Sabtu, (22/6/2019).
Ferdinand menghimbau kepada pemerintah lantaran untuk memberikan tiket murah bisa dilakukan tanpa mengorbankan kualitas layanan karena menyangkut keselamatan penumpang. Karena diketahui salah satu kebijakan pemerintah untuk memberikan penerbangan murah yakni dengan cara menekan biaya operasi penerbangan.
"Ingat, penerbangan ini menyangkut manusia, nyawa manusia, jangan sepele dan main-main," cuitnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ada tiga kebijakan untuk memberikan penerbangan murah kepada masyarakat.
Menko Darmin menjelaskan untuk memastikan kepentingan masyarakat dipenuhi dengan baik oleh industri jasa angkutan udara dengan cara menurunkan tarif Low Cost Carrier (LCC) untuk penerbangan domestik.
"Merespon harapan masyarakat untuk tetap menjaga keberlangsungan industri penerbangan itu telah diambil kesimpulan dan merumuskan kebijakan penurunan harga tiket penerbangan dari LCC," ujar Menko Darmin, Kamis (20/6/2019).
Untuk langkah kedua yang diambil pemerintah yaitu menjaga keberlangsungan industri angkutan udara.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun, Tapi...
Pihaknya akan memastikan maskapai udara, pengelola bandara, dan penyedia bahan bakar penerbangan sama-sama berkomitmen untuk menurunkan biaya yang terkait dengan operasi penerbangan.
Langkah ketiga, memberikan penerbangan murah kepada masyarakat dengan cara memberikan insentif kepada maskapai penerbangan terkait jasa penerbangan seperti suku cadang pesawat.
Berita Terkait
-
Pemerintah Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun, Tapi...
-
Pemerintah Minta Pelaku Industri Penerbangan Ikut Turunkan Biaya-biaya
-
Harga Tiket Pesawat Turun Pekan Depan Kata Pemerintah, Siap-siap Cek
-
Maskapai Asing Garap Rute Domestik, Pemerintah Masih Putar Otak
-
Harga Tiket Selangit, Mudik 2019 Pakai Pesawat Tak Lagi Jadi Pilihan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM