Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno telah menggerakkan program kewirausahaan yaitu One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (OK Oce).
Program tersebut digagas Sandiaga saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk memunculkan wirausaha baru dengan pelatihan dan pemberian modal usaha.
Namun, setelah Sandiaga dinyatakan kalah, lantas bagaimana nasib Ok Oce ke depannya?
Sandi, panggilan akrabnya memastikan bahwa program Ok Oce terus berjalan, meskipun berjalan di pemerintahan yang berbeda.
Sandi menerangkan, program Ok Oce bukan program politik saja. Akan tetapi, lanjutnya, program ini dibuat memang untuk memberdayakan masyarakat Indonesia agar bisa menjadi sukses dan membuka lapangan pekerjaan.
"Lanjut Insyaallah. Karena niatnya itu rakyat Indonesia, bukan niatnya untuk politik kemarin, tapi niatnya untuk memberdayakan masyarakat Indonesia supaya sukses dan membuka lapangan kerja," kata Sandi saat ditemui di JCC Kawasan GBK, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).
Menurut Sandi, pihaknya dengan tim OK Oce bakal membuka program tersebut di luar Jakarta. Hal ini, sambungnya, karena permintaan dari kepala daerah akan program tersebut.
"Di DKI sudah jalan, banyak permintaan saat saya bertemu dengan kepala daerah, tentunya kita akan kerja sama, kalau diberi kesempatan kita akan kerja sama," tutupnya.
Baca Juga: Tak Hadir di KPU, Sandiaga: Kita Beri Kesempatan yang Dimenangkan MK
Berita Terkait
-
Tak Hadir di KPU, Sandiaga: Kita Beri Kesempatan yang Dimenangkan MK
-
Penetapan Presiden - Wapres Terpilih, Sandiaga Jadi Pembicara OK OCE di JCC
-
Polisi Pastikan Tak Ada Aksi Massa Saat Pengumuman Pemenang Pilpres 2019
-
Ini Rekayasa Lalu Lintas Jelang Penetapan Pemenang Pilpres 2019 di KPU
-
Jokowi Diambang Rekor 5 Kali Menang Pemilu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa