Suara.com - Lembaga Manajemen Aset Negara, institusi di bawah Kementerian Keuangan RI masih menunggak pembayaran dana pembebasan lahan tol. Tunggakan itu sebesar Rp 2,63 triliun kepada Badan Usaha Jalan Tol.
Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari mengatakan, baru membayar Rp 34,77 triliun atau 92,8 persen dari total sebesar Rp 37,4 triliun. Dana pembayaran tersebut bersumber dari APBN.
"LMAN telah melakukan dana talangan Rp 34,7 triliun atau 92,8 persen dari tagihan. Ada gap dana talangan, karena masih ada sejumlah nilai yang belum sampai ke LMAN," ujar Rahayu saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
Rahayu menuturkan, pembayaran sementara ini untuk lahan yang sudah memenuhi kelengkapan dokumen dan terverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dia menjelaskan, tagihan ke LMAN tersebut berasal dari BUJT yang sudah memenuhi kelengkapan dokumen pembebasan lahan tol dan diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Lalu masih ada 26 persen pembayaran di 2018 yang belum kami selesaikan dari tagihan. Ini berkaitan tentunya tidak lain dari ketidaklengkapan dokumen," tuturnya.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata menambahkan, masih menunggaknya pembayaran itu karena adanya perubahan status proyek menjadi Program Strategis Nasional (PSN).
Karenanya, dana tersebut belum teranggarkan. Maka dari itu, pihaknya sedang membuat aturan agar pembebasan lahan yang belum dianggarkan tetap bisa dibayar.
"Sekarang kami dalam proses untuk membuka aturan itu, sehingga penggunaan antar tahun anggaran sudah oke. Itu dalam proses tapi belum selesai.”
Baca Juga: Tak Terima Disusul, Mobil Tua Ini Sukses Asapi Porsche Cayman di Jalan Tol
Berita Terkait
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SBR007, Alternatif Investasi untuk Masyarakat
-
Tak Terima Disusul, Mobil Tua Ini Sukses Asapi Porsche Cayman di Jalan Tol
-
Ngaku Pengawal Bupati, Pria Berpeci Dikejar Polisi Masuk Tol Pakai Motor
-
Pemotor Nekat Lewat Jalan Tol, Warganet Malah Sanjung Suzuki
-
Pembangunan LRT Jabodebek Terganjal Pembebasan Lahan di Bekasi
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan