Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hingga saat ini belum memikirkan untuk merombak jajaran direksi perusahaan-perusahaan BUMN.
Erick mengatakan pihaknya masih akan melihat kinerja para Direktur Utama dalam mengelola perusahaannya masing-masing.
"Saya sudah sampaikan selama itu profesional dan tercapai target walau kita sepakat kemarin," kata Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (25/10/2019).
Kendati demikian, Erick selalu mengedepankan keuntungan pada perusahaan-perusahaan BUMN. Tetapi ia mengaku tidak masalah jika perusahaan BUMN alami kerugian, selama untuk kepentingan nasional.
"Memang nama ya korporasi kan profit oriented tapi ada juga yang memang harus rugi karena kebijakan untuk pembangunan, itu yang kemarin saya bicara sertijab agar seimbang antara kepentingan nasional," jelas dia.
Kendati demikian, Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf ini berjanji akan membawa 112 perusahaan BUMN memberikan deviden untuk negara sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kalau neraca perdagangan minus mesti ada deviden, sama-sama satu berupa uang satu lagi berupa kegiatan yang langsung dirasakan warga," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik