Suara.com - Maskapai Lion Air tampaknya serius ingin segera melantai di Bursa Efek Indonesia. Maskapai berlogo Singa Merah ini bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal I 2020.
Dalam pelaksanaan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), Lion Air mengharapkan bisa meraup 1 miliar dolar AS atau setara Rp 14 triliun (kurs 1 dolar AS = Rp 14.002).
"Pasar Indonesia akhirnya menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Ini adalah saat yang tepat untuk memanfaatkan pasar," kata seorang individu yang mengetahui rencana tersebut seperti dilansir Reuters, Selasa (5/11/2019).
Namun rencana aksi korporasi tersebut sebenarnya sempat tertunda karena adanya kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX milik maskapai pada Oktober 2018 silam.
Namun, semua sumber menolak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media tentang IPO. Seorang juru bicara Lion Air di Jakarta menolak berkomentar.
Reuters melaporkan pada bulan Maret bahwa Lion Air yang berusia 20 tahun, yang telah tumbuh menjadi salah satu maskapai penerbangan dengan anggaran terbesar di Asia dengan sekitar 110 pesawa.
Lion Air adalah bagian dari Lion Air Group, yang memiliki perusahaan patungan maskapai penerbangan di Malaysia dan Thailand dan juga mengoperasikan bandara di Indonesia dan fasilitas perawatan pesawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran