Suara.com - Perusahaan rintisan Ralali.com turut membantu majukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satunya dengan pemanfaatan BIG Data.
Chief Officer, Head of Growth and Expansion Ralali.com, Chandra Tandiono mengatakan, cara yang paling tepat untuk mengembangkan UMKM melalui pemanfaatan big data.
Ia menyarankan agar Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia memulai mengumpulkan data-data terkait UMKM yang tersebar di wilayahnya dan menggunakan analisis big data.
"Teman-teman dari Pemda pastinya sudah memiliki informasi UMKM apa saja yang ada di daerahnya namun informasi itu belum semua diolah menjadi data dan dianalisis menggunakan big data," ujar Chandra dalam keterangannya, Senin (11/11/2019).
Chandra menjelaskan, data yang dikumpulkan hendaknya diolah dan dikelola melalui analisis big data. Data yang dikumpulkan adalah data jenis transaksi, operasional, produksi, layanan, hingga pendanaan.
Sehingga Pemda bisa memetakan kebutuhan dan memberikan advokasi serta pelatihan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan dari dari setiap UMKM di daerahnya.
"Bukan tidak mungkin UMKM setempat bisa terdaftar di e-catalog," imbuh dia.
Chandra menuturkan, hambatan UMKM saat ini adalah 95 persen diantaranya untuk memperoleh bahan baku masih menggunakan pendekatan tradisional.
Tidak adanya harga yang transparan serta persediaan produk yang terbatas, serta akses logistik hingga financing yang juga terbatas.
Baca Juga: Supaya Mandiri, Bos Tokopedia Minta Pemerintah Tak Manjakan UMKM
Ralali.com membentuk ekosistem ekonomi digital yang fokus utamanya membantu pelaku UMKM agar mudah dalam mendapatkan solusi satu pintu untuk pemenuhan kebutuhan usaha, pengembangan hingga perluasan usaha.
Sebagai perusahaan berbasis B2B platform, Ralali.com menghubungkan 14 ribu penjual dengan 300ribu SKU (Stock Keeping Unit) dengan 700 rb pelaku UMKM.
Membuat harga lebih murah hingga 23 persen dengan harga berjenjang serta promosi produk yang dilakukan secara online maupun offline.
"Kami juga memberikan fasilitas pembayaran dan pembiayaan tanpa pembayaran di muka, pembiayaan produktif dengan tingkat bunga 1,2 persen lebih rendah. Selain itu fasilitas pengiriman langsung. 82 persen pelanggan kami menerima produk di bawah 3 hari, melalui kurir ekspress dan Ralali Kargo," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis