Suara.com - Tak bisa dipungkiri pertumbuhan ritel kecil modern seperti Alfamart dan Indomaret bak kacang goreng yang jumlahnya kian banyak.
Untuk itu Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta kepada pelaku bisnis ritel modern membantu para pelaku usaha kecil untuk tetap eksis menjalankan usaha kecilnya.
Hal tersebut dikatakan Agus Suparmanto dalam acara Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di Jakarta, Selasa (12/11/2019).
"Ritel modern wajib bantu ritel tradisional atau warung untuk barang dagangan," kata Agus.
Agus bilang saat ini terjadi perubahan gaya konsumsi masyarakat, dimana saat ini pertumbuhan ritel besar seperti supermarket menurun jumlahnya begitupun warung kelontong, tetapi ritel modern kecil seperti Alfa Cs justru makin menjamur.
"Pelaku usaha besar bisa menyesuaikan konsep bisnisnya. Ini harus dapat perhatian serius agar tidak menimbulkan gejolak. Pemerintah perkuat kemitraan ritel tradisional dan modern dari distribusi," ucapnya.
Agus mengungkapkan bahwa saat ini industri ritel memiliki peran penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, hingga kuartal III 2019 ini share sektor perdagangan mencapai angka 13,02 persen, sementara share dari konsumsi mencapai 56,52 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN