Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia buka suara terkait adanya viral video mobil mewah Ferrari di dalam pesawatnya.
VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Iksan Rosan mengakui pesawat yang mengangkut mobil mewah dalam video tersebut adalah milik perusahaannya.
Namun, ia menegaskan Garuda hanya melakukan jasa kargo terhadap mobil Ferrari tersebut yang dikirim si pemilik ke London, Inggris.
"Itu tahun lalu Agustus 2018. Jadi ada orang kirim Ferarri Jakarta ke London lewat kargo. Jadi resmi legal," kata Ikhsan saat dihubungi Suara.com, Jumat (6/12/2019).
Ikhsan menuturkan, mobil Ferrari tersebut diangkut oleh pesawat Boeing 777. Ia menegaskan, bahwa Ferrari itu tercatat di kargo dan memiliki dokumen resmi.
"Pesawatnya Boeing 777. Tercatat legal. Garuda mengangkut Ferrari itu secara legal," tegas dia.
Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal menyelidiki viralnya video pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut sebuah mobil mewah Ferrari.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, saat ini Kementerian telah berkoordinasi dengan pihak bea dan cukai terkai penyelidikan tersebut.
"Kami dapat videonya juga. Saya sih berikan ke teman-teman bea cukai untuk melihatnya," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Senin, (6/12/2019).
Baca Juga: Heboh Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda, Komikus Bikin Sindiran Lucu
Selain itu, tambah Arya, Kementerian juga telah menugaskan Komite Audit dari Dewan Komisaris Garuda Indonesia untuk ikut mengecek kebenaran isi dari video tersebut.
Berita Terkait
-
Heboh Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda, Komikus Bikin Sindiran Lucu
-
Mobil Ferrari Merah dalam Pesawat Garuda, Kemen BUMN Gelar Penyelidikan
-
Tegas soal Kasus Dirut Garuda, Erick Thohir Dapat Pujian dari Jokowi
-
KPK Siap Bongkar Aliran Dana Besar di Sidang Suap Eks Dirut Garuda Emirsyah
-
KPK Tunggu Instruksi Tangani Dugaan Korupsi Penyelundupan Harley di Garuda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan